Wednesday, 28 Zulhijjah 1435 / 22 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

PSSI Panggil Pemain Indonesia di Luar Negeri

Friday, 13 April 2012, 20:30 WIB
Komentar : 2
Antara
Stefano Lilipaly
Stefano Lilipaly

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Tidak hanya pemain di kompetisi lokal, PSSI mengaku memanggil beberapa pemain Indonesia yang bermain di tim luar negeri untuk menghadapi turnamen internasional Al-Nakbah di Palestina pada 13-23 Mei mendatang.

Berdasarkan nama-nama pemain yang diumumkan oleh Koordinator Timnas PSSI Bob Hippy di Kantor PSSI Senayan, Jakarta, Jumat, ada sembilan pemain yang dipanggil untuk memperkuat timnas senior termasuk dua pemain naturalisasi.

"Selain pemain yang bertandingan di luar negeri, kami juga memanggil pemain di kompetisi Indonesia Premier League (IPL) dan Indonesia Super League (ISL)," katanya.

Menurut dia, sembilan pemain yang dipanggil untuk memperkuat timnas adalah Syafarrizal Mursalim Agri (Al Khor Qatar), Syamsir Alam, Moh. Zainal Haq, Yericho Cristiantoko dan Alfin Tuasalamony dari Visse Belgia, Artur Irawan (Espanyol B) serta dua naturalisasi Stefano Lilipaly (Utrecht Belanda) dan Toni Cussel.

"Untuk memilih pemain ini kami melibatkan semua jajaran pelatih. Jadi tidak asal pilih," kata pria yang juga anggota Komite Eksekutif PSSI ini.

Bob Hippy mengaku bahwa timnas senior ini akan dilatih oleh Nil Maizar dengan asisten pelatih Fabio Oliveira. Duet pelatih ini diharapkan mampu membangun timnas sesuai dengan harapan masyarakat Indonesia.

Sesuai dengan jadwal 45 pemain yang dipanggil ini akan menjalani seleksi mulai 16-22 April di Bantul Yogyakarta. Pemain yang lolos seleksi selanjutnya menjalani pemusatan latihan mulai 22 April hingga 10 Mei atau satu hari menjelang keberangkatan ke Palestina.

Sementara itu manager timnas senior Ferry Kodrat mengaku surat panggilan bagi pemain yang akan menjalani seleksi timnas saat ini telah dikirimkan. Pihaknya berharap semua pemain yang dipanggil bisa menghadiri undangan PSSI.

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
Sesungguhnya Allah SWT mengampuni beberapa kesalahan umatku yang disebabkan karena keliru, karena lupa, dan karena dipaksa (HR Ibnu Majah, Baihaqi, dan lain-lain)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Sekilas Cerita Tugas Seorang Ketua MPR RI
 JAKARTA -- Dalam pembukaan Indonesia International Halal Expo (INDHEX) 2014, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Zulkifli Hasan sempat sedikit bercerita tugas ketua MPR...