Dicopot Djohar Arifin, Hardi Nyalonin Ketum PSSI

Selasa, 07 Pebruari 2012, 16:06 WIB
Antara/Zabur Karuru
Dicopot Djohar Arifin, Hardi Nyalonin Ketum PSSI
Massa LA-Mania berunjuk rasa di depan Kantor PSSI di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (31/1).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tiga calon resmi mendaftarkan diri ke Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) untuk bersaing pada Kongres Luar Biasa (KLB) yang rencananya digelar di Jakarta pada 21 Maret. Dua dari ketiganya mendaftarkan diri untuk posisi ketua umum PSSI.

"Baru tiga nama. Mereka telah mengambil formulir yang kami siapkan. Ada beberapa lembar yang harus diisi," kata Wakil Ketua Komite Pemilihan, Iqbal Ruray, di Kantor KPSI di Pintu I Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (7/2).

Iqbal mengatakan bahwa ketiga calon mendaftarkan diri dalam beberapa posisi yaitu bakal calon Ketua Umum, Wakil Ketua Umum dan anggota Komite Eksekutif (EXCO). Ketiganya adalah Hardi Hasan yang diusung Pengprov PSSI DKI Jakarta, Diza Rasyid Ali yang diusung oleh Pengprov PSSI Sulawesi Selatan, serta Kurnia Hutama yang diusung Pengprov PSSI Bengkulu.

Hardi merupakan Ketua Pengprov PSSI DKI Jakarta yang baru saja dicopot oleh PSSI kepemimpinan Djohar Arifin Husin. Dia akan maju menjadi Ketua Umum, Wakil Ketua Umum dan anggota Exco.

Kurnia hanya mendaftarkan diri menjadi anggota Exco. Sedangkan, Diza yang selama ini aktif di sepak bola nasional akan maju tiga posisi sekaligus yaitu Ketua Umum, Wakil Ketua Umum dan anggota Exco.

"Selain mengisi formulir, bakal calon juga harus menyertakan syarat lain mulai pas foto, kurikulum vitae hingga pernyataan tidak pernah tersangkut kasus hukum," katanya.

Proses perdaftaran calon akan dibuka hingga 16 Februari nanti. Pendaftaran dilakukan selama jam kerja mulai pukul 09.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Redaktur: Didi Purwadi
Sumber: Antara
Rasulullah SAW bersabda: Setiap anak yang haji kemudian setelah baligh, ia wajib haji lagi dan setiap budak yang haji kemudian ia dimerdekakan ia wajib haji lagi. Riwayat Ibnu Abu Syaibah dan Baihaqi. (HR Muslim)
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...