KPSI-PSSI Bisa Damai Asal...

Selasa, 07 Pebruari 2012, 12:24 WIB
Antara/Puspa Perwitasari
KPSI-PSSI Bisa Damai Asal...
Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin (tengah) dan mantan anggota Komite Eksekutif (Exco) Toni Aprilani (kanan) saat keduanya belum berseberangan pada awal Agustus lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua KPSI, Tony Aprilani, menilai ada satu syarat mutlak yang dapat mengantarkan PSSI ke pintu rekonsliasi. Syarat tersebut ialah kepatuhan seluruh pihak terhadap aturan dan roda organisasi.

"Syarat utama terciptanya rekonsiliasi ada kepatuhan terhadap aturan. Selama PSSI jalan sesuai koridor yang ada, segala macam persoalan pasti akan terselesaikan," kata Tony kepada Republika Senin (6/2) .

Namun pra-syarat itu dinilainya tidak mampu dipenuhi kepengurusan Djohar Arifin Husin. Karenanya, sebagai konsekuensi menuju rekonsiliasi, jalan KLB dipandangnya sebagai solusi.

"Dengan KLB kita berharap adanya perubahan akan PSSI kedepan. Kita berharap bersama pengurus yang baru bisa menjalankan amanah sesuai dengan aturan," imbuhnya.

Menurutnya, tidak ada masalah jika nantinya pengurus baru PSSI akan diisi oleh gabungan KPSI atau rezim PSSI Djohar Arifin. Hal tersebut dianggap memungkinkan asalkan dilandasi semangat bersama untuk menaati aturan organiasi.

"Jadi KLB itu bukan soal menang dan kalah dan juga bukan menyangkut KPSI. Yang terpenting dengan KLB ini kita mampu memperbaiki organisasi yang sesuai dengan aturan organisasi itu berjalan," pungkasnya.

Redaktur: Hafidz Muftisany
Reporter: Abdullah Sammy
Hai Bani Israil, ingatlah akan nimat-Ku yang telah Ku-anugerahkan kepadamu dan Aku telah melebihkan kamu atas segala umat. (QS. Al-Baqarah [2]:122)
oyandoank, Rabu, 22 Pebruari 2012, 09:30

daripada ribut melulu udah aja dah di negri ini ga ada induk organisasi sepakbola, untuk kompetisi ikut aja ke negri tetangga

Balas
anti johar, Minggu, 12 Pebruari 2012, 17:03

Siapapun pasti cemburu....mengapa tim lain bisa naik gratis sedangkan yg lain tdk...ini mmbuktikan bahwa Johar tdk pantas jd pemimpin.....

1 Balasan
adi, Selasa, 21 Pebruari 2012, 15:06

bukan naik gratis tp mreka keluar dari pssi lama karna penuh dengan konspirasi, politik uang,
ingat. selama ada orang poli TIKUS di tubuh sebuah organisasi maka akan banyak cara dapatkan uang.BIKIN MENANG yang harusnya kalah.SAYANG MREKA PINTAR TAPI UNTUK HAL NEGATIF

fakta, Rabu, 8 Pebruari 2012, 19:43

Pak Djohar tidak terbukti aktif di politik...
Pak AP yang sering dituduh, juga tidak terbukti mencalonkan RI 1 di 2014...
justru orang-orang KPSI lah yang berpolitisasi...
jadi apakah anda mau PSSI diambil alih oleh KPSI yang notabene orang-orang parpol????

2 Balasan
anti johar, Minggu, 12 Pebruari 2012, 17:00

stop hubungkan dgn politik....yg jelas disini jihar udah salah dlm kepemimpinan....dgn sistim karbitx...

junet, Sabtu, 11 Pebruari 2012, 23:38

kalo gak ada embel2 parpol, kenapa menpora dukung djohar, udah ketauan si biru juga pengen merambah kekuasaan di dunia sepak bola

johan, Selasa, 7 Pebruari 2012, 16:25

Kalian ini comment mentah banget sih , apa kalian ngk ngikutin perkembangan sepak bola kita sih JELAS JELAS SI DJOHAR itu salah besar. skarang ini apanya yang reformasi yang ada kegagalan .

1 Balasan
anti johar, Minggu, 12 Pebruari 2012, 16:51

NH 10 thn jd KETUM PSSI bru di demo....JA bru bbrapa bulan sdh jd bulan2an...ini membuktikan JA lebih parah dari NH....jd bukan masalah statuta tp gaya kepemimpinan yg lebih penting....

bandot lanang, Selasa, 7 Pebruari 2012, 15:39

Aneh bin ajaib ya.. waktu NH jadi orang nomor 1 mereka ga protes tenang aja walaupun jelas2 menyalahi statuta.... tetapi sekarang...selalu berlindung dibawah statuta...seolah-olah statuta itu kitab suci agama bola ....ampun dah...

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...