Rabu , 19 January 2011, 06:06 WIB

Waww... Liga Primer Inggris Gandeng Arema

Rep: erik purnama putra/ Red: Didi Purwadi
Liga Primer Inggris
Liga Primer Inggris

REPUBLIKA.CO.ID,SURABAYA — Klub kebanggaan warga Malang, Arema Indonesia dipercaya British Council untuk menjalin kerjasama dengan manajemen English Premier League (EPL), yang memutar Liga Primer Inggris. Bentuk kerjasama meliputi pengentasan masalah sosial dan pengembangan sumber daya manusia, serta pengelolaan manajemen klub.

Media officer Arema Sudarmadji mengakui hal itu dan menyebut dipilihnya klub berjuluk Singo Edan tersebut disebabkan karena faktor kemandirian klub dalam mengikut Liga Super Indonesia yang tak tergantung pada APBD, dan fanatisme suporter yang jumlahnya cukup besar. Hasil survei manajemen EPL menyebut bahwa Arema merupakan klub paling profesional di Asia Tenggara sehingga layak dipilih dalam program kerjasama pengembangan sepak bola.

Dapat dikatakan Arema menjadi pilot project dalam program yang sudah dilakukan EPL di 15 negara sebelumnya. “Arema menjadi klub satu-satunya di Asia Tenggara. Kerjasama ini jelas merupakan langkah bagus sebab Arema secara tidak langsung keberadaannya diakui manajemen EPL,” kata Sudarmadji ketika dihubungi Republika, Selasa (18/1).

Menurutnya, kerjasama tersebut akan dimulai pada Juni atau Juli tahun ini. Namun terlebih dahulu, ungkap Sudarmadji, pada Maret manajemen Arema diundang EPL untuk berangkat ke Inggris dengan agenda bertemu manajemen klub-klub besar, seperti Manchester United (MU), Arsenal, Chelsea, maupun Liverpool.

“Belum jelas bertemu siapa disana. Rencananya bisa ketemu manajemen, pelatih, maupun pemain yang terdaftar dalam kompetisi EPL. Momen itu jelas tak ternilai dan sangat positif bagi kami,” akunya.

Sudarmadji menyatakan, jika kesepakatan sudah final rencananya EPL akan mendatangkan pelatih maupun pemain untuk memberika coaching clinic kepada pemain Arema mengenai pengembangan kemampuan pemain dalam permainan. Bentuk programnya ada dua, kick and premier skill serta pengembangan potensi anak muda melalui sepak bola agar terlepas dari permasalahan sosial.

Karena itu, sambung dia, EPL meminta akademi sepak bola Arema yang melakukan pembinaan pemain secara berjenjang yang diklasifikasikan U-12, U-14, U-16, U-17, dan U-18. Manajemen EPL akan mendatangkan instruktur guna membagi pengalamannya bagaimana melakukan pembinaan dini agar tercipta regenerasi pemain sepak bola dengan kualitas mumpuni.

“Intinya akan ada transfer ilmu kepada pemain bagaimana cara bermain secara fair play dan dasar-dasar permainan sepak bola,” ujar dia.

Terkait durasi, Sudarmadji mengaku untuk tahap awal antara Arema dengan British Council akan bekerjasama untuk tiga tahun ke depan. Opsi itu bisa berubah jika perkembangan kerjasama selama tiga tahun memuaskan. Meski begitu, ia mengatakan bahwa program tersebut tak hanya demi klub yang berdiri pada 1987 tersebut semata, melainkan juga dunia sepak bola Indonesia.

“Harapan manajemen adalah dari kerjasama ini akan hadir sponsor yang mau mendanai Arema. Sehingga masalah finansial tak lagi menghantui Arema,” jabarnya.