
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Terkait usulan menggabung Liga Primer Indonesia (LPI) sebagai liga yang diakui dengan Liga Super Indonesia (LSI), pengamat olahraga sekaligus wartawan senior Rayana Djakasurya mengatakan ide itu tak mungkin dilakukan.
Wartawan yang telah lama tinggak di Italia itu malah meminta agar PSSI tidak goyah pada pendiriannya. PSSI ujarnya, harus membawahi satu liga saja.
Sementara menanggapi keberadaan Liga Super Indonesia, Rayana berkomentar, "Jika LSI ingin tetap eksis maka pilihannya mereka berjalan di luar kompetisi resmi."
Soal kisruh di PSSI akibat dualisme liga ini, FIFA mengancam memberikan sanksi kepada Indonesia jika hingga tanggal 20 Maret 2012 permasalahan ini tak kunjung selesai
bung Rayana ada salah besar,ni Idonesia bukan Italia jd jangan di samakan,PSSI ga masuk akal atas keputusan"nya,PSMS koQ bisa masuk kompetisi tertinggi si???
2 Balasannopotisme x si ketua PSSI itu,aku aja yg orang Medan asli ga setuju,,,,,
ISL yes IPL not..........
betul kang suporter.masak PSMS jg masuk LSI?kan lucu
klo gk setuju PSMS masuk kompetisi tertinggi (IPL), kenapa PSMS masuk ke ISL?? ditawarin yang resmi kok malah pilih yang ilegal..
SETUJU
BalasRayana mengatakan begitu karena pengalaman dalam melihat dan belajar bagaimana liga2 di Eropa menyelesaikan masalah, dan bukan karena beliau tidak tahu.... Hahaha... Memang LSI harus dicoret dan dihapus buang saja...
BalasRayana khan dah lama di itali, tahunya spageti, mana paham IPL apa LSI, apa bung Rayana sudah tidak kuat berdiri pada 2 kaki? Aku sumbangkan tongkat agar kuat menyangga
1 BalasanIPL harus jalan toh udah ketahuan ndak pakai uang rakyat...seharusnya ISL yang tahu diri menghamburkan APBD...maju PSSI buang tu klub-klub yang mbalelo..