Rabu, 23 Jumadil Akhir 1435 / 23 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Timnas Pra-Piala Dunia Mulai Latihan 24 Juni

Rabu, 01 Juni 2011, 20:27 WIB
Komentar : 0
Antara/Puspa Perwitasari
Iman Arief dan Alfred Riedl
Iman Arief dan Alfred Riedl

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - Tim nasional Indonesia akan mulai sibuk dengan pertandingan internasional. Arsitek skuat Merah Putih, Alfred Riedl, akan mengumumkan nama pemain yang memperkuat Indonesia menghadapi Turkmenistan pada putaran kedua Pra-Piala Dunia (PPD) 2014 dua pekan mendatang.


Deputi Teknis Badan Tim Nasional Indonesia (BTNI) PSSI, Iman Arif, mengatakan bahwa pihaknya tetap mempersiapkan timnas Indonesia yang akan berlaga di Pra-Piala Dunia meski kisruh pemilihan pengurus PSSI belum rampung. Selain itu, dia optimistis Indonesia akan terhindar dari sanksi Federasi Sepak bola Internasional (FIFA).

“Nama-nama pemain untuk timnas senior akan kita umumkan dua pekan lagi. Sekitar 30 pemain akan kita panggil 24 Juni,” kata Deputi Bidang Teknik Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Iman Arif, di Jakarta, Rabu (1/6).

Iman mengatakan, persaingan untuk masuk skuat timnas diprediksikan akan berlangsung ketat. Sebab, tiga pemain keturunan Indonesia yang lahir di Belanda sudah mendapatkan Surat Keputusan (SK) sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). “Tiga pemain itu yaitu Diego Michiels, Ruben Wuarbanaran, dan Joey Suk,” kata Iman.

Enam nama lainnya juga akan menyusul ketiganya menjadi WNI, yaitu Sergio van Dijk, Johnny van Bukering, Stephano Lilipaly, Greg Nwokolo, Victor Igbonefo, dan Tonny Cussell. “Enam nama itu terbagi dalam dua gelombang. Jadi, akan ada sembilan pemain naturalisasi,” ujar dia.

Iman mengatakan, para pemain yang berkiprah di Liga Primer Indonesia (LPI) juga berpeluang memperkuat skuat Merah Putih. Tapi, keputusan itu tetap menjadi kuasa penuh Riedl sebagai pelatih kepala timnas Indonesia. “Selain itu, kita juga harus tunggu hasil Kongres apakah pengurus baru mengakui LPI atau tidak,” kata dia.

Reporter : Ratna Puspita
Redaktur : Didi Purwadi
Tidak ada pezina yang di saat berzina dalam keadaan beriman. Tidak ada pencuri ketika mencuri dalam keadaan beriman. Begitu pula tidak ada peminum arak di saat meminum dalam keadaan beriman.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar