Kecewa Dengan Kelakuan Peserta Kongres, Rudyatmo Mundur dari Komite Normalisasi

Friday, 20 May 2011, 21:52 WIB
Antara
Kecewa Dengan Kelakuan Peserta Kongres, Rudyatmo Mundur dari Komite Normalisasi
Hadi Rudyatmo

REPUBLIKA.CO.ID,FX JAKARTA - Dengan lantang, Hadi Rudyatmo memutuskan untuk mundur dari Komite Normalisasi di tengah hujan interupsi sebelum Agum Gumelar menghentikan Kongres PSSI di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (20/5) malam. Keputusan itu diungkapkan Rudi Hadiyatmo karena kecewa dengan sikap yang ditunjukkan oleh peserta Kongres PSSI sejak dibuka sore tadi.

"Saya tidak bisa dipaksa-paksa oleh orang yang mengaku mengatasnamakan Bhineka Tunggal Ika dan rakyat Indonesia," ujarnya kepada wartawan di luar ruang Kongres PSSI.

"Saya mundur karena di sini ada orang FIFA dan ada orang yang memaksakan kehendak. Ini biar FIFA tahu,'' lanjutnya. ''Kami ini sebenarnya hanya untuk mencegah kemungkinan-kemungkinan terburuk terhadap sepakbola Indonesia supaya (Persipura) Jayapura, Sriwijaya (FC Palembang) dan Timnas Sea Games bisa bermain di even internasional."

Rudyatmo akhirnya memilih mundur dari Komite Normalisasi (KN). "Saya dipilih oleh FIFA dan saya akan lebih nyaman dengan menyatakan mundur daripada saya dipaksa mundur oleh orang-orang yang mengatasnamakan Bhineka Tunggal Ika dan 230 juta orang Indonesia,'' katanya. "Saya akan kembali ke KN bisa diminta oleh pak Agum (Gumelar) dan tidak ada lagi orang-orang yang tidak menghormati KN."

Redaktur: Didi Purwadi
Sumber: www.goal.com
Abu Hurairah r.a. berkata, "Saya mendengar Nabi bersabda, 'Barangsiapa yang haji (ke Baitullah ) karena Allah, ia tidak berkata porno dan tidak fasik (melanggar batas-batas syara'), maka ia pulang seperti hari ketika dilahirkan oleh ibunya.'"(HR Bukhari)
Lanang Jagad, Saturday, 21 May 2011, 13:15

Hadi Rudyatmo, seperti kebanyakan politisi PDIP lainnya selalu mengambil kebijakan asal beda dengan yang lain.

Balas
wisnu , Saturday, 21 May 2011, 10:16

Sepak Bola Indonesia ya.... ya..... ya..... mudah2 FIFA memberikan keputusan seadil-adilnya..

Balas
mbecakmaneh, Saturday, 21 May 2011, 09:28

Betul pak Rud, saya dukung sikap bapak, peserta kongres memang barbar memang nggak mau dipimpin, liar,

Balas
Agustav, Saturday, 21 May 2011, 06:25

sebentar lagi PSSI udah hancur lebur tuh !!!

Balas
slamet, Saturday, 21 May 2011, 05:33

disuru membaca hasil komite banding nggak mau, eh malah agum semena mena menutup kongres....agum gumelar ini seperti nurdin halid... FIFA telah mengintimidasi goerge & arifin..

2 Balasan
aji, Tuesday, 24 May 2011, 10:22

kelompok 78 tu kumpulan preman, yg ngomong kyk orang bener tp kelakuannya memalukan..kelihatan dari muka2 nya..
pak Agum, anda selalu legowo dan besar hati, bisa d lihat dr apa yg telah anda kerjakan..saya dukung anda, dan saya memusuhi kelompok 78..

Haditya rahman, Saturday, 21 May 2011, 16:55

Berfikirlah yang nasionalis jangan berfikir kelompok itu. kan tujuan utamanya nukar Nurdin Halid kenapa mesti ngotot masukin george dan aripin.kan masih banyak yang lain yang bisa dipilih.

Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...