Senin, 21 Jumadil Akhir 1435 / 21 April 2014
find us on : 
  Login |  Register
Timnas U23

Akhir Januari, Dua Pemain Timnas Naturalisasi Datang dari Portugal

Jumat, 07 Januari 2011, 23:06 WIB
Komentar : 0
Alfred Riedl
Alfred Riedl

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl, memanggil enam pemain naturalisasi masuk seleksi timnas U23 Indonesia SEA Games 2011 dan Pra-Olimpiade 2012. Dua dari lima pemain tersebut akan datang dari Portugal seusai menjalani pemusatan pelatihan bersama klubnya.

Pada seleksi gelombang pertama yang mulai berlangsung pada Jumat (7/1) ini, terdapat sejumlah nama yang tidak asing lagi. Ada Irfan Bachdim, (Persema Malang), Kurnia Mega (Arema Indonesia), Yongky Aribowo (Arema Indonesia) dan Oktovianus Maniani (Sriwijaya FC) yang memperkuat timnas senior di Piala AFF 2010. Ada juga Syamsir Alam, pemain timnas U-19, yang dipinjam klub Atletico Penarol asal Uruguay.

Kehadiran enam pemain naturalisasi semakin menambah deretan pemain 'bintang' di seleksi gelombang tahap pertama. Keenamnya adalah Stefano Lilipaly (FC Utrecht), Mark van de Mareel (FC Utrecht), Oliver Rifai (AZ Alkmaar), James Zaidan (New York Cosmos), andrea Bitar dan Farri Agri (Al Khor SC).

Iman Arif, deputi teknis Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, mengaku keenam pemain tersebut belum semuanya tiba di Jakarta. "Stefano Lilipaly dan Mark van de Mareel baru bisa datang pada akhir Januari,'' kata Arif. ''Keduanya saat ini masih mengikuti progam TC bersama FC Utrecht di Portugal."

Seleksi perdana berlangsung pada Jumat (7/1) pukul 08:00 WIB di lapangan Timnas, Senayan, Jakarta. Alfred akan melakukan proses seleksi timnas Pra-Olimpiade 2012 dalam dua sesi. Sesi pertama berlangsung pada tanggal 7-13 Januari dan diikuti oleh 36 pemain. Sesi kedua pada tanggal 11-13 Januari dengan melibatkan 27 pemain.

Dari jumlah pemain yang mengikuti seleksi tersebut, Alfred Riedl akan memilih 25 pemain yang diputuskan pada tanggal 17 Januari.

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : pssi-football
Orang yang bahagia ialah yang dijauhkan dari fitnah-fitnah dan orang yang bila terkena ujian dan cobaan dia bersabar((HR. Ahmad dan Abu Dawud))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  3mirza Jumat, 11 Maret 2011, 10:00
hilangkan semua perbedaan,,
mari bersatu demi martabat bangsa INDONESIA..
jngn mementingkan urusan pribadi..!!!
MALU DENGAN NEGARA TETANGGA,...
negara ini belum bisa dewasa
  syakur Selasa, 11 Januari 2011, 11:40
pak ini ini timnas, bukan pssi. jadi setiap warga negara indonesia baik dari kalangan keroco, maupun elitenya harus siap bela negaranya. jadi jangan terlalu diskriminatif. setiap golongan manapun harus mengutamakan bangsa.
  aris dermawan Senin, 10 Januari 2011, 11:11
Tolong hentikan pertikaian LSI dan LPI. Kami rindu prestasi bukan gontok gontokan.Kami rakyat sudah muaaak dengan itu semua!!
  muhamad b Jumat, 7 Januari 2011, 13:11
sebernarnya banyaknya pemain naturalisasi bukan jaminan, lihat saja cara gonzales bermain bola dia pasif menunggu bula (sriker murni) beda halnya seperti boaz solossa yang aktif menjemput bola membawa dari tengah lalu disuting ke gawang carilah orang seperti boaz, memang boaz hebat tetapi dia tidak setia lagi ke NKRI.