Selasa, 28 Zulqaidah 1435 / 23 September 2014
find us on : 
  Login |  Register
Timnas U23

Akhir Januari, Dua Pemain Timnas Naturalisasi Datang dari Portugal

Jumat, 07 Januari 2011, 23:06 WIB
Komentar : 0
Alfred Riedl
Alfred Riedl

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl, memanggil enam pemain naturalisasi masuk seleksi timnas U23 Indonesia SEA Games 2011 dan Pra-Olimpiade 2012. Dua dari lima pemain tersebut akan datang dari Portugal seusai menjalani pemusatan pelatihan bersama klubnya.

Pada seleksi gelombang pertama yang mulai berlangsung pada Jumat (7/1) ini, terdapat sejumlah nama yang tidak asing lagi. Ada Irfan Bachdim, (Persema Malang), Kurnia Mega (Arema Indonesia), Yongky Aribowo (Arema Indonesia) dan Oktovianus Maniani (Sriwijaya FC) yang memperkuat timnas senior di Piala AFF 2010. Ada juga Syamsir Alam, pemain timnas U-19, yang dipinjam klub Atletico Penarol asal Uruguay.

Kehadiran enam pemain naturalisasi semakin menambah deretan pemain 'bintang' di seleksi gelombang tahap pertama. Keenamnya adalah Stefano Lilipaly (FC Utrecht), Mark van de Mareel (FC Utrecht), Oliver Rifai (AZ Alkmaar), James Zaidan (New York Cosmos), andrea Bitar dan Farri Agri (Al Khor SC).

Iman Arif, deputi teknis Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, mengaku keenam pemain tersebut belum semuanya tiba di Jakarta. "Stefano Lilipaly dan Mark van de Mareel baru bisa datang pada akhir Januari,'' kata Arif. ''Keduanya saat ini masih mengikuti progam TC bersama FC Utrecht di Portugal."

Seleksi perdana berlangsung pada Jumat (7/1) pukul 08:00 WIB di lapangan Timnas, Senayan, Jakarta. Alfred akan melakukan proses seleksi timnas Pra-Olimpiade 2012 dalam dua sesi. Sesi pertama berlangsung pada tanggal 7-13 Januari dan diikuti oleh 36 pemain. Sesi kedua pada tanggal 11-13 Januari dengan melibatkan 27 pemain.

Dari jumlah pemain yang mengikuti seleksi tersebut, Alfred Riedl akan memilih 25 pemain yang diputuskan pada tanggal 17 Januari.

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : pssi-football
Siapa saja yang telah kami angkat untuk mengerjakan suatu pekerjaan/jabatan kemudian kami telah memberikan gaji, maka sesuatu yang diterima di luar gajinya yang sah adalah ghulul (korupsi)((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar