Sabtu, 19 Jumadil Akhir 1435 / 19 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Seleksi Timnas U-23, Pemain PSM Belum Terima Panggilan BTN PSSI

Kamis, 06 Januari 2011, 09:44 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID,MAKASSAR--Pemain PSM belum menerima surat panggilan dari Badan Tim Nasional (BTN) PSSI untuk mengikuti seleksi timnas U-23 yang dipersiapkan menghadapi SEA Games 2011 dan Pra Olimpiade 2012. Padahal tiga pemain asal PSM Makassar diantaranya Djayusman Triasdy, Fandy Edi dan M Rahmat, sesuai jadwal sudah harus masuk mengikuti seleksi pertama yang menurut rencana akan digelar di Jakarta, Kamis (6/1).

"Jika melihat dari media, kami bertiga sebenarnya masuk daftar seleksi pertama bersama 30 pemain yang lain. Namun kita belum bisa melakukan sesuatu berhubung surat panggilan dari BTN belum kami terima," kata pemain muda PSM Fandy Edi di Makassar, Rabu.

Pemain yang bisa berposisi sebagai bek dan gelandang itu juga tidak mengetahui penyebab sehingga belum menerima panggilan dari BTN. Namun kemungkinan merupakan buntut dari keputusan PSM mundur dari Liga Super Indonesia (LSI) dan bergabung di Liga Primer Indonesia. "Saya tidak tahu mengapa kami belum menerima surat panggilan. Kita sendiri hanya dalam posisi menunggu," jelasnya.

Sementara striker muda PSM, M Rahmat juga mengaku tidak mengetahui penyebab dirinya belum menerima panggilan resmi. "Kita sebenarnya takut dikatakan sebagai membangkang karena tidak memenuhi panggilan timnas. Apalagi kita dengar PSSI akan memberikan sanksi lagi bagi pemain yang tidak ikut," ujarnya.

Sebelumnya, BTN PSSI telah mengumumkan 84 pemain usia di bawah 23 tahun untuk mengikuti seleksi. Pihak PSSI sendiri berencana membagi seleksi menjadi tiga gelombang. Untuk gelompang pertama, 6 Januari 2011, akan diikuti sebanyak 33 termasuk di dalamnya Irfan Bachdim (Persema), Kurnia Mega, Yongky Aribowo (Arema) dan Okto Maniani (Sriwijaya) yang akan langsung lolos ke tim utama.

Redaktur : Krisman Purwoko
Sumber : ant
Apabila seseorang mengafirkan temannya, maka ucapan (yang mengafirkan) itu benar-benar kembali kepada salah seorang di antara keduanya (yang mengatakan atau yang dikatakan). ( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar