Selasa , 12 September 2017, 19:39 WIB

Emery: Liga Champions Jadi Target Besar PSG

Red: Israr Itah
EPA/ETIENNE LAURENT
Unai Emery
Unai Emery

REPUBLIKA.CO.ID, GLASGOW -- Pelatih Paris Saint-Germain (PSG) Unai Emery meyakini bahwa timnya menghadapi tekanan yang meningkat untuk meraih kesuksesan di Liga Champions, menyusul transfer besar-besaran yang mereka lakukan menjelang musim baru.

"Saya tahu ini merupakan target besar untuk klub, namun kami melakukannya dan merasa baik. Para pemain melakukannya dengan baik namun saya tahu ini akan sulit," kata Emery kepada para pewarta, Senin (11/9), menjelang pertandingan timnya melawan juara Skotlandia Celtic pada Rabu (13/9) dini hari WIB.

PSG mendatangkan bintang Brasil Neymar dengan memecahkan rekor transfer dunia sebesar 222 juta euro pada bursa transfer musim panas. Setelah itu, Les Rouge et Bleu juga merekrut Kylian Mbappe dengan status pemain pinjaman dari AS Monaco.

PSG diperkirakan akan mempermanenkan kepindahan Mbappe dalam rentang waktu 12 bulan dengan nilai transfer yang dilaporkan sebesar 180 juta euro.

PSG belum pernah menjuarai Liga Champions, ataupun menembus semifinal sejak 1995. Namun harapan-harapan yang ada meningkat sejak mereka dibeli oleh Qatari Sports Investments pada 2011.

"Saya tahu saya memiliki banyak tanggung jawab karena saya memiliki banyak pemain bagus di tim saya, dan ada beberapa tim bagus di Liga Champions, dan Celtics merupakan salah satu di antaranya. Saya tidak tahu (apakah PSG merupakan tim favorit), namun dengan para pemain dan kualitas yang kami miliki, kami semestinya semakin dekat tahun ini."

PSG akan mewaspadai Celtics asuhan Brendan Rodgers, yang tidak terkalahkan dalam 54 pertandingan domestik. Tim Skotlandia itu gagal mencapai putaran gugur Liga Champions musim lalu, namun mampu mendulang dua hasil imbang melawan Manchester City asuhan Pep Guardiola.

"Persiapan adalah segalanya. Kami telah mempersiapkan diri sepanjang pekan namun kami harus memberi respek yang layak mereka dapatkan kepada Celtic," tambah Emery.

"Kami mengincar untuk melaju jauh. Atmosfernya luar biasa dan mereka berusaha untuk berbagi tekanan. Ini akan sulit namun kami siap."

Sumber : Antara/Reuters