REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Inter Milan kembali memulai pekan ini dengan tantangan besar. Di tengah krisis performa di pentas Serie A Liga Italia, akhir pekan kemarin, I Nerazzuri harus bersiap menerima kedatangan tamunya dari London Utara, Tottenham Hotspur, dalam laga Leg kedua 16 besar Liga Europa, Jumat (15/3) dini hari WIB.
Inter defisit banyak gol setelah kekalahan 0-3 di White Hart Lane atas tim peringkat tiga Liga Primer itu, tengah pekan kemarin. Atas hasil tersebut, Inter setidaknya butuh empat gol untuk mematahkan kaki The Liliywhites yang separuhnya telah menginjak babak perempat final.
Kapten La Beneamata, Javier Zanetti paham betul laga nanti tidaklah mudah meski tersaji di hadapan para pendukungnya. Kapten gaek berpaspor Argentina itu hanya meminta rekan-rekannya untuk tidak patah semangat dan terus membenahi mental.
"Hasil leg pertama memang membuat kami sulit. Tapi kami harus menghormati kompetisi ini," kata Zaneti kepada Sport Mediaset dilansir laman resmi klub, Selasa (12/3).
Gereget Inter mulai berkurang terhadap gelaran Liga Europa. Ini mengingat Inter juga wajib berbenah di pentas domestik. Presiden Moratti, dikabarkan murka menyusul kekalahan 0-1 Zanetti dan kawan-kawan saat menjamu Bologna, akhir pekan kemarin. Amarah sang presiden, dinilai tak berlebihan. Alasannya dengan hasil negatif ini Inter makin menjauhkan harapan untuk mengincar posisi tiga besar klasemen.
"Aku pikir kemarahan presiden wajar. Aku berjanji akan membangkitkan kembali tim ini," tambah Il Capitano. Inter saat ini menghuni posisi ke lima klasemen sementara dengan tabungan 47 poin dari 27 laga. Posisinya kini terpaut empat poin dari rekan sekotanya, Milan di posisi ketiga.
Pelatih Inter, Andrea Stramaccioni berjanji akan membayar lunas kekecewaan sang presiden. Menurutnya, yang dibutuhkan anak-anak asuhnya ini mental yang kuat dan fokus pada tiap laga-laga selanjutnya. "Aku akan tebus kesalahan ini dengan kemenangan," tegas sang allenatore.
Kendala menjamu Spurs bukan hanya lantara Inter defisit tiga gol. Skuat Inter juga masih terus dihantam badai cedera berkepanjangan. Usai Diego Milito, Walter Samuel, Nagatomo, Dejan Stankovic, dan Christian Chivu, Inter juga kembali kehilangan bek andalnya, Andrea Ranocchia dalam laga nanti. Dikonfirmasi laman resmi klub, Rabu (13/3), pemain bertahan 25 tahun itu tengah menjalani operasi atas patah hidung yang didapatnya saat benturan pada laga terakhir melawan Bologna.
Sementara itu dari London, Tottenham Hostpur tetap memberikan sinyal kuat untuk tampil gahar dalam laga tandangnya malam nanti. Meski tanpa diperkuat gelandangnya yang tengah naik daun, Gareth Bale, Spurs optimistis tetap mampu membangun kekuatan penuh.
"Kita hanya perlu antisipasi reaksi besar Inter atas kekalahannya di leg pertama," kata penggawa Spurs, Michael Dawson dilansir laman resmi klub, Selasa (12/3).
Gareth Bale mendapat larangan bermain satu pertandingan akibat aklumulasi kartu yang terakhir didapatnya saat melakukan diving pada leg pertama. Sebelumnya, pelatih Spurs, Andre Villas Boas (AVB) juga tidak mempermasalahkan absennya Bale dalam leg dua nanti. Menurutnya, hal itu justru diperlukan agar gelandang asal Wales tersebut siap dan bersih hukuman kartu bila timnya lolos ke delapan besar. Artinya, dengan bekal kemenangan 3-0, AVB tetap yakin timnya akan menang di San Siro.
"Dengan kondisi tersebut, aku pikir ini keputusan yang tepat membuatnya absen," tegas Bale awal pekan ini dilansir Sky Sport. Ambisi Spurs diprediksi tetap akan memuncak meski dalam status aman. Ini mengingat mereka baru saja takluk dramatis di pentas domestik akhir pekan kemarin. Spurs kalah 2-3 saat bertandang ke Anfield, markas Liverpool.
Perkiraan Formasi
Inter Milan (4-3-2-1)
Pelatih: Andrea Stramaccioni
Handanovic
Zanetti - Juan - Silvestre - Pererira
Juan - Alvarez - Cambiasso
Gargano - Kovacic
Palacio
Tottenham Hotspur (4-3-1-2)
Pelatih: Andre Villas Boas
Lloris
Vertonghen - Gallas - Walker - Dawson
Lennon - Holtby - Parker
Siggurdson
Dembele - Defoe