Minggu, 16 Rajab 1434 / 26 Mei 2013
find us on : 
  Login |  Register

Guardiola Kecewakan Seydou Keita

Jumat, 03 Agustus 2012, 01:19 WIB
Komentar : 0
AP/Efrem Lukatsky
Seydou Keita
Seydou Keita

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Gelandang Seydou Keita mengaku kecewa dengan pelatih Pep Guardiola ketika mereka masih sama-sama membela Barcelona. Keita menilai Guardiola tidak pernah berani berkata jujur kepada dirinya.

Keita hijrah ke Liga Super Cina setelah memperkuat Barcelona selama empat musim sejak 2008. Gelandang kelahiran Mali kini berkostum Dalian Aerbin. Keita menegaskan kepergiannya dari Barcelona bukan karena masalah uang.

Keita mengatakan kepada Malian Match bahwa dia kecewa dengan sikap Guardiola yang tidak jujur.

''Saya berkali-kali mendengar bahwa saya sangat dicintai oleh Guardiola. Di media, dia bicara hal-hal yang baik tentang saya,'' kata Keita. ''Saya pikir segalanya baik-baik saja.''

Tapi, faktanya adalah kondisi tidak baik-baik saja. Guardiola tidak mempercayakan Keita turun membela Barcelona.

''Yang saya sesalkan adalah ucapan-ucapannya. Karena saya kira dia menghormati saya. Tapi, dia tidak pernah memasukkan aku dalam tim,'' keluh Keita.

Redaktur : Didi Purwadi
3.072 reads
Tidak ada pezina yang di saat berzina dalam keadaan beriman. Tidak ada pencuri ketika mencuri dalam keadaan beriman. Begitu pula tidak ada peminum arak di saat meminum dalam keadaan beriman.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Cukup 90 Hari, Cina Bangun Tower Tertinggi di Dunia
CHANGSA--Rencana perusahaan Cina, Broad untuk membuat gedung tertinggi di dunia dalam waktu tiga bulan saja bukanlah isapan jempol belaka. Rencana itu...