Selasa, 27 Zulhijjah 1435 / 21 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Yakubu ke Liga Cina Bukan Demi Uang

Rabu, 11 Juli 2012, 23:54 WIB
Komentar : 3
AP
Yakubu
Yakubu

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING - Penyerang asal Nigeria, Ayegbeni Yakubu, menegaskan pada Rabu (11/7) bahwa kepindahannya ke Cina disebabkan karena ingin membantu klub barunya yang ambisius untuk mencapai impian, dan bukan karena besarnya uang yang ditawarkan kepadanya.

Mantan penyerang Blackburn Rovers ini merupakan pemain Liga Utama Inggris terbaru yang bergabung dengan Liga Super Cina, yang dilaporkan siap mengeluarkan banyak uang untuk membayarkan gaji pemain bintang, di mana Nicholas Anelka dan Didier Drogba merupakan rekrutan papan atas lainnya.

Media Inggris melaporkan bahwa Yakubu akan digaji enam juta euro per tahun untuk membela Guangzhou R&F, meski klub itu tidak berkomentar soal gaji yang diterima sang pemain dan ia mengatakan bahwa hal itu tidak relevan.

"Setelah mendengar rencana-rencana klub, saya menyadari saya harus bergabung (dengan mereka). Uang bukan faktor (utama)," kata Yakubu dalam konferensi pers untuk menandai resminya transfer dirinya, dalam pernyataan yang dikutip situs olahraga Cina, 21cn.

Yakubu (29), yang dikontrak selama tiga tahun oleh Guangzhou R&F, mengatakan keputusan Anelka untuk bergabung dengan Shanghai Shenhua pada Januari telah memicu ketertarikan di kalangan pemain-pemain sepak bola papan atas untuk terbang ke Cina.

"Sejak kedatangan Anelka, banyak dan semakin banyak pemain-pemain papan atas yang pergi ke Cina, dan kehadiran kami dapat membantu mengembangkan kualitas sepak bola negara ini," tutur Yakubu.

Redaktur : Hafidz Muftisany
Sumber : Antara/AFP
Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu(QS.Al-Baqarah:45)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Konversi Minyak ke Gas, Bisakah?
JAKARTA -- Konversi minyak ke gas bisa menjadi cara pemerintah untuk mengurangi konsumsi BBM di Indonesia. Pelaksana tugas Direktur Utama Pertamina Muhamad Husen...