Gelandangan Risaukan Panitia Piala Dunia 2010
Sabtu, 05 Desember 2009 03:01 WIB
CAPE TOWN--Helatan Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan masih dibayangi oleh problem yang belum terpecahkan. Selama even tersebut berlangsung, ribuan gelandangan di seluruh wilayah ibukota Afrika Selatan, Cape Town, bakal dibersihkan. Saat ini, mereka masih tersebar memadati kota tersebut.
Salah satu warga Cape Town yang hidup di jalanan, Jonathan Khundayi, mengungkapkan bahwa dia sempat didatangi oleh petugas pemerintahan kota setmpat. "Waktu itu, mereka bertanya soal nama usia, dan lama waktu menggelandang," kata dia, seperti dilaporkan situs Al Jazeera, hari ini. Menurut dia, para petugas itu berjanji untuk datang kembali.
Jonathan sendiri mengaku mendengar kabar bahwa selama Piala Dunia 2010 berlangsung, para gelandangan ini akan ditampung di tempat tinggal sementara. "Tapi kabar itu belum jelas betul,'' ujar dia. Sebelumnya, dia diaharapkan untuk menjadi petugas keamanan even tersebut, tapi belakangan Jonathan diketahui banyak bergulat dengan alkohol dan obat-obat terlarang.
Sedangkan Direktur Operasional Piala Dunia 2010, Lesley De Rueck mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum pernah membahas masalah gelandangan tersebut dengan pemerintah setempat. Selanjutnya dia mengharapkan agar masalah ini tidak sampai menjadi gangguan bagi pelaksanaan Piala Dunia 2010. aljazeera/irf
Salah satu warga Cape Town yang hidup di jalanan, Jonathan Khundayi, mengungkapkan bahwa dia sempat didatangi oleh petugas pemerintahan kota setmpat. "Waktu itu, mereka bertanya soal nama usia, dan lama waktu menggelandang," kata dia, seperti dilaporkan situs Al Jazeera, hari ini. Menurut dia, para petugas itu berjanji untuk datang kembali.
Jonathan sendiri mengaku mendengar kabar bahwa selama Piala Dunia 2010 berlangsung, para gelandangan ini akan ditampung di tempat tinggal sementara. "Tapi kabar itu belum jelas betul,'' ujar dia. Sebelumnya, dia diaharapkan untuk menjadi petugas keamanan even tersebut, tapi belakangan Jonathan diketahui banyak bergulat dengan alkohol dan obat-obat terlarang.
Sedangkan Direktur Operasional Piala Dunia 2010, Lesley De Rueck mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum pernah membahas masalah gelandangan tersebut dengan pemerintah setempat. Selanjutnya dia mengharapkan agar masalah ini tidak sampai menjadi gangguan bagi pelaksanaan Piala Dunia 2010. aljazeera/irf
58 reads
Isi Komentar




