Friday, 30 Zulhijjah 1435 / 24 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Timnas U-19: Stadion GBK 'Kok' Sepi Ya?

Tuesday, 08 October 2013, 23:57 WIB
Komentar : 8
Antara
Pesepakbola timnas U-19 Indonesia, Hansamu Yama Pratama (kiri) dan penjaga gawang Laos, Bounpaseuth Niphavong (kanan), berjibaku berebut bola saat laga grup G kualifikasi Piala Asia (AFC) U-19 di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (8/10) m
Pesepakbola timnas U-19 Indonesia, Hansamu Yama Pratama (kiri) dan penjaga gawang Laos, Bounpaseuth Niphavong (kanan), berjibaku berebut bola saat laga grup G kualifikasi Piala Asia (AFC) U-19 di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (8/10) m

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemain Timnas U-19 Indonesia mengaku kaget melihat Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (8/10) malam, tidak dipenuhi suporter saat Timnas menjalani laga perdana kualifikasi Piala Asia U-19 melawan Laos.

Stadion yang sejatinya berkapasitas 80 ribu penonton itu tak dipadati suporter. Tribun-tribun di berbagai sisi stadion  nampak amat lengang. Alhasil, suara penonton pun tidak menggema ketika pertandingan berlangsung.

Situasi itu jelas sangat berbeda ketika Timnas U-19 melakoni pertandingan Piala AFF 2013 di Sidoarjo, Jawa Timur. Para suporter selalu memadati stadion setiap timnas menjalani laga.

Sepinya Stadion GBK pun sempat menjadi perbincangan para pemain timnas U-19. Hal itu diungkapkan bek skuat Garuda Muda, Hansamu Yama Putra. "Saat sedang melakukan pemanasan, kami sempat saling bertanya 'kok sepi ya tidak seperti di Sidoarjo'?" kata Hansamu menirukan obrolan rekan-rekannya.  

Hansamu berharap para suporter bisa memadati stadion pada dua pertandingan tersisa timnas. "Kehadiran suporter sangat penting bagi kami. Semoga ke depannya stadion bisa lebih ramai," ucap Hansamu.

Meskipun Stadion GBK sepi, pasukan Indra Sjafri tetap bisa menunjukkan hasil maksimal. Indonesia sukses menggasak Laos dengan skor telak empat gol tanpa balas pada laga tersebut.

Reporter : Satria Kartika Yudha
Redaktur : Karta Raharja Ucu
Tetangga adalah orang yang paling berhak membeli rumah tetangganya.((HR. Bukhari dan Muslim))
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Pengamat AS: Jokowi Perlu Bentuk Pemerintahan yang Profesional
Hiruk pikuk transisi demokrasi telah usai, kini pasangan Jokowi-JK resmi menjadi pemimpin negara dan mengemban amanah rakyat. Namun menurut sejumlah pengamat, Presiden Jokowi...

Berita Lainnya

Pelatih Laos: Kami Sudah Bermain Maksimal

Indra Sjafri Belum Puas Performa Timnas U-19

Indra Sjafri: Pemain Timnas U-19 Masih Terlena Gelar Juara