Selasa, 08 Oktober 2013, 23:57 WIB

Timnas U-19: Stadion GBK 'Kok' Sepi Ya?

Rep: Satria Kartika Yudha/ Red: Karta Raharja Ucu
Antara
Pesepakbola timnas U-19 Indonesia, Hansamu Yama Pratama (kiri) dan penjaga gawang Laos, Bounpaseuth Niphavong (kanan), berjibaku berebut bola saat laga grup G kualifikasi Piala Asia (AFC) U-19 di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (8/10) m
Pesepakbola timnas U-19 Indonesia, Hansamu Yama Pratama (kiri) dan penjaga gawang Laos, Bounpaseuth Niphavong (kanan), berjibaku berebut bola saat laga grup G kualifikasi Piala Asia (AFC) U-19 di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (8/10) m

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemain Timnas U-19 Indonesia mengaku kaget melihat Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (8/10) malam, tidak dipenuhi suporter saat Timnas menjalani laga perdana kualifikasi Piala Asia U-19 melawan Laos.

Stadion yang sejatinya berkapasitas 80 ribu penonton itu tak dipadati suporter. Tribun-tribun di berbagai sisi stadion  nampak amat lengang. Alhasil, suara penonton pun tidak menggema ketika pertandingan berlangsung.

Situasi itu jelas sangat berbeda ketika Timnas U-19 melakoni pertandingan Piala AFF 2013 di Sidoarjo, Jawa Timur. Para suporter selalu memadati stadion setiap timnas menjalani laga.

Sepinya Stadion GBK pun sempat menjadi perbincangan para pemain timnas U-19. Hal itu diungkapkan bek skuat Garuda Muda, Hansamu Yama Putra. "Saat sedang melakukan pemanasan, kami sempat saling bertanya 'kok sepi ya tidak seperti di Sidoarjo'?" kata Hansamu menirukan obrolan rekan-rekannya.  

Hansamu berharap para suporter bisa memadati stadion pada dua pertandingan tersisa timnas. "Kehadiran suporter sangat penting bagi kami. Semoga ke depannya stadion bisa lebih ramai," ucap Hansamu.

Meskipun Stadion GBK sepi, pasukan Indra Sjafri tetap bisa menunjukkan hasil maksimal. Indonesia sukses menggasak Laos dengan skor telak empat gol tanpa balas pada laga tersebut.