Kamis, 26 Safar 1436 / 18 Desember 2014
find us on : 
  Login |  Register

Juara Bertahan Piala Asia U-19, Korsel Enggan Remehkan Lawan

Senin, 07 Oktober 2013, 16:00 WIB
Komentar : 0
saudigazette.com.sa
Para pemain Timnas Korea Selatan saat melakukan selebrasi pada kejuaraan Piala Dunia U-20 beberapa waktu lalu.
Para pemain Timnas Korea Selatan saat melakukan selebrasi pada kejuaraan Piala Dunia U-20 beberapa waktu lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Korea Selatan (Korsel) enggan jemawa meskipun menyandang status sebagai juara bertahan Piala Asia U-19. Korsel menilai semua tim yang ada di Grup G kualifikasi Piala Asia U-19 memiliki kesempatan dan peluang sama untuk merebut tiket final berlaga di Myanmar, tahun depan.

Korsel merupakan salah satu tim yang akan dihadapi  Indonesia di fase grup selain Laos dan Filipina. Korsel sudah menjuarai Piala Asia U-19 sebanyak 12 kali. Tim negeri gingseng itu pun berhasil menjadi juara pada edisi terakhir yang dihelat di Uni Emirat Arab, tahun lalu.

Semua raihan itu tak membuat pelatih Korsel Kim Sang Ho lantas membusungkan dada. Ia pun berharap anak-anak asuhnya tak meremehkan setiap lawan yang akan dihadapi. "Lawan-lawan di fase grup ini tidak mudah. Kami berharap bisa memberikan penampilan terbaik," kata Kim Sang Ho dalam sesi jumpa pers di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Senin (7/10).

Ucapan Kim Sang Ho itu memang bukan sekadar buaian untuk tim-tim lawan. Korsel sangat serius mewujudkan ambisinya untuk mempertahankan gelar. Buktinya, skuat Korsel sudah tiba di Jakarta sejak Kamis (3/10). Korsel langsung menjalani latihan keesokan harinya. Korsel pun rela menanggung sendiri biaya akomodasi berupa penginapan, karena panitia pelaksana hanya menanggung akomodasi sesuai jadwal kedatangan yang sudah ditentukan. Yakni dua hari sebelum pertandingan.

Kim Sang Ho mengatakan timnya sudah melakukan persiapan sejak  pertengahan September. "Kami sudah melakoni empat uji coba dengan mengikuti turnamen mini di Cina," ujarnya.

Korsel  akan memulai perjuangannya dengan melawan Filipina di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (8/10) sore. "Kami harus tampil maksimal karena kami datang kesini untuk merebut tiket putaran final," tegasnya.

Reporter : Satria Kartika Yudha
Redaktur : Fernan Rahadi
Hati orang yang sudah tua dapat menjadi lupa akan usianya bila ia terlalu mencintai hidup dan harta bendanya(HR Muslim)
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Ratusan WNI Gabung ISIS, BNPT Sulit Lakukan Pendataan, Mengapa?
JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Indonesia (BNPT) memperkirakan ratusan warga negara Indonesia (WNI) telah bergabung dengan kelompok ISIS di Suriah dan Irak. Namun...

Berita Lainnya

Michu Tembus Skuat La Furia Roja