Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Diarra Putuskan Bercerai dengan Timnas Prancis

Rabu, 20 Maret 2013, 14:05 WIB
Komentar : 0
Reuters/Maxim Shemetov
Lassana Diarra (kiri)

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Gelandang Anzhi Makhachkala, Lassana Diarra, memutuskan untuk pensiun membela tim nasional Prancis. Pernyataan tersebut disampaikan mantan penggawa Real Madrid tersebut menyusul tidak lagi dipanggilnya gelandang 28 tahun itu masuk skuat les Bleus sejak 2010 silam.

Perang dingin yang terjadi antara ia dan sang pelatih, Didier Deschamps, ditengarai menjadi salah satu pemicunya.

"Karierku bersama Tim Nasional Prancis telah selesai," kata Diarra kepada L'Equipe dilansir laman FIFA, Rabu (20/3).

Diarra melakoni debutnya bersama les Bleus pada 2007 di bawah kepemimpinan Raymond Domenech. Kendati demikian, kampanye negatif Prancis di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan membuat Domenech dipecat dan digantikan Laurent Blanc.

Meski tetap masuk skuat Blanc, namun Diarra belum pernah dimainkan sejak saat itu. Diarra dianggap sebagai seorang loyalis Domenech yang dituding tak setuju dengan pemecatan tersebut.

Hingga tim nasional Prancis kini dipegang Didier Deschamps, Diarra menilai sentimen negatif itu terus ada dan melekat untuk dirinya. ''Aku memang memuji Domenench. Aku tidak senang dengan penggantinya yang mengira aku pro-Domenech. Aku hanya pro-tim nasional,'' tegasnya.

Reporter : Angga Indrawan
Redaktur : Didi Purwadi
923 reads
Apabila seseorang mengafirkan temannya, maka ucapan (yang mengafirkan) itu benar-benar kembali kepada salah seorang di antara keduanya (yang mengatakan atau yang dikatakan). ( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...