Saturday, 29 Muharram 1436 / 22 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Inggris Peringkat Empat FIFA? Ini Terdengar Seperti Lelucon

Wednesday, 04 July 2012, 19:05 WIB
Komentar : 1
 Reaksi pemain Inggris Wayne Rooney (kiri) dan Theo Walcott setelah gagal melaju ke semifinal di Olympic Stadium, Kiev, Senin (25/6) dini hari WIB. (Michael Sohn/Reuters)
Reaksi pemain Inggris Wayne Rooney (kiri) dan Theo Walcott setelah gagal melaju ke semifinal di Olympic Stadium, Kiev, Senin (25/6) dini hari WIB. (Michael Sohn/Reuters)

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Inggris gagal meraih sukses di Piala Eropa 2012. Tapi, skuat berjuluk the Three Lions itu secara mengejutkan mampu menduduki peringkat empat FIFA.

Berita tersebut sungguh mengejutkan. Harian Dailymail menulisnya dengan judul 'Heard the joke about England being better than Italy? Just ask FIFA...'

Posisi Inggris di peringkat empat FIFA memang terdengar seperti lelucon. Inggris, yang hanya mampu menembus perempat final Euro 2012, mengalahkan Italia yang sukses melaju hingga partai final. Italia menempati peringkat keenam FIFA.

Portugal yang menembus empat besar Euro 2012 juga kalah dari Inggris. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan berada persis di bawah Inggris. Skuat Roy Hodgson hanya kalah dari Spanyol, Jerman, dan Uruguay yang menempati peringkat satu, dua dan tiga.

Sementara, Brasil terpental dari posisi sepuluh besar untuk pertama kalinya. Mereka menempati peringkat 11 FIFA.

Redaktur : Didi Purwadi
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
MUI: Masyarakat tak Perlu Cari Tahu dan Observasi Terkait Ritual Seks
 JAKARTA -- Sekretaris Komisi Pengkajian dan Penelitian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis mengatakan pada dasarnya seks bebas adalah perbuatan yang haram. Terutama ketika...