Kamis, 27 Ramadhan 1435 / 24 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Samir Nasri: Salam Quenelle Bukan Simbol Anti-Yahudi!

Selasa, 31 Desember 2013, 05:47 WIB
Komentar : 3
REUTERS
Samir Nasri
Samir Nasri

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Gelandang Manchester City Samir Nasri membantah salam Quenelle yang dilakukannya beberapa waktu lalu merupakan simbol anti-semit. Pemain asal Prancis itu pun meminta maaf kepada para pengikutnya di twitter yang beranggapan demikian.

Menurutnya, foto ia dan seorang temannya memperlihatkan gestur Quenelle yang dipasangnya di twitter dua bulan lalu adalah simbol perlawanan terhadap kemapanan. Ia meminta maaf jika ada pihak-pihak yang merasa tersudutkan oleh foto tersebut.

"Pose di gambar yang saya pasang dua bulan lalu adalah simbol perlawanan terhadap sistem. Hal itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan anti-semit atau perlawanan terhadap orang-orang Yahudi. Saya minta maaf jika ada yang terluka karena itu," ujar pemain berusia 27 tahun itu lewat akun twitternya, @SamNasri19.

Akhir pekan lalu, striker West Brom Nicolas Anelka juga memamerkan gestur Quenelle usai mencetak dua gol ke gawang West Ham. Saat ini FA tengah menginvestigasi kasus tersebut.


Redaktur : Fernan Rahadi
Barang siapa yang mentaatiku berarti ia telah mentaati Allah, dan barang siapa yang mendurhakai perintahku, maka berarti ia telah mendurhakai Allah. Barang siapa yang mematuhi pemimpin berarti ia telah mematuhiku dan barang siapa yang mendurhakai pemimpin berarti ia telah mendurhakaiku(HR Muslim)
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Buka Puasa Bersama Obama Diwarnai Seruan Boikot
WASHINGTON -- Acara buka puasa tahunan di Gedung Putih diwarnai seruan boikot, sebagai bentuk protes kebijakan pemerintahan Obama terhadap konflik di Gaza. Selengkapnya...