Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Lahirnya Pelatih the Special One

Jumat, 25 Januari 2013, 13:42 WIB
Komentar : 0
fansshare.com
Jose Mourinho

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Kehebatan sejumlah klub raksasa seperti Real Madrid, FC Porto dan Chelsea di kancah sepak bola dunia tak terlepas dari peran Jose Mourinho.

Hari ini, 50 tahun yang lalu atau tepatnya 26 Januari 1963, pelatih berjuluk the Special One itu dilahirkan di Kota Setubal, Portugal.

Karier Mourinho sebagai pelatih profesional dimulai di klub Lisbon Benfica pada September 2000. Saat itu, ia pindah dari perannya sebagai asisten pelatih di Lisbon Benfica menjadi pelatih kepala menggantikan Jupp Heyneckes.

Sayangnya, ia hanya bertahan sebentar di klub ibukota Portugal itu. Selang setahun kemudian, ia memutuskan pindah ke Leiria. Namun, prestasinya kurang cemerlang bersama kedua klub tersebut.

Ia pun memutuskan untuk pindah ke klub elite Portugal lainnya FC Porto pada 2002. Ternyata keputusannya tersebut memang benar-benar tepat. Kariernya semakin cemerlang saat mengarsiteki klub yang berasal dari Kota Porto itu.

Ia berhasil mengantarkan klub berjuluk Portistas itu meraih trofi Liga Champions 2004. Prestasi inilah yang mengantarkannya sebagai salah satu pelatih terbaik dunia dan menjadi incaran klub-klub raksasa Eropa seperti Chelsea.

Chelsea akhirnya berhasil mendatangkan pelatih kontroversial itu pada Juni 2004. Prestasi MoU semakin cemerlang bersama the Blues. Pada musim perdananya bersama Chelsea, ia berhasil mengantarkan klub yang bermarkas di Stamford Bridge menjuarai Liga Premier Inggris dan Piala Liga Inggris.

Prestasinya semakin berlanjut pada musim-musim berikutnya. Ia kembali mengatarkan Chelsea menjuarai Liga Premier Inggris musim 2005/2006, Piala FA musim 2006/2007, Piala Liga musim 2006/2007 dan FA Community Shield 2005.

Berkat kehabatannya itu, ia kembali diincar klub raksasa Italia Inter Milan. Klub ibukota Spanyol itu akhirnya berhasil mendatangkannya pada Juni 2008.

Musim perdananya, the Special One mengantarkan Inter menjuarai liga Serie A, Supercoppa Italiana.

Musim keduanya bersama Inter, Mou membawa Inter menjuarai Serie A, Coppa Italia, dan UEFA Champions League. Selang dua tahun kemudian atau tepatnya Mei 2010, Mou memutuskan pindah ke klub raksasa Spanyol Real Madrid.

Meski pindah ke Madrid, peformanya sebagai pelatih terbaik tetap stabil. Ia mengantarkan Madrid meraih berbagai gelar seperti Copa del Rey 2010/2011, La Liga 2011/2012 dan Supercopa de Espana pada 2012.

Reporter : Umi Lailatul
Redaktur : Heri Ruslan
3.745 reads
Janganlah kalian membenci ayah-ayah kalian. Barang siapa yang membenci ayahnya berarti ia kafir.(HR Muslim)
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...