Sunday, 2 Jumadil Akhir 1439 / 18 February 2018

Sunday, 2 Jumadil Akhir 1439 / 18 February 2018

Ini Penjelasan Ilmiah Mati Suri

Selasa 13 August 2013 10:41 WIB

Rep: Nur Aini/ Red: Karta Raharja Ucu

Mati Suri (Ilustrasi).

Mati Suri (Ilustrasi).

Foto: IST

REPUBLIKA.CO.ID, MICHIGAN -- Biasanya, mati suri disebut sebagai pengalaman mendekati kematian. Ilmuwan mencoba menjelaskan pengalaman tersebut dengan melihat gelombang otak.

Mereka menemukan adanya lonjakan aktivitas listrik di otak ketika korban mati suri. Lonjakan aktivitas otak inilah yang kemungkinan bertanggungjawab terhadap pengalaman mati suri.

Studi yang dilakukan pada tikus sekarat menemukan gelombang otak tingkat tinggi. Para peneliti di AS mengatakan pengalaman itu pada manusia dapat membangkitkan kesadaran tingkat tinggi.

"Banyak orang berpikir bahwa otak setelah kematian klinis tidak aktif atau hypoaktif... tapi ini lebih aktif selama proses kematian dibandingkan saat terjaga," ujar kepala penelitian, Jimo Borjigin dikutip BBC, Selasa (13/8).

Pengalaman mendekati kematian sering dilaporkan sebagai sensasi lampu putih terang keluar dari tubuh serta perasaan kehidupan ada di depan mata. Untuk mengetahui tentang pengalaman itu, para ilmuwan di Universitas Michigan memantau sembilan tikus yang sedang sekarat.

Borijin mengatakan gelombang listrik tingkat yang lebih tinggi dari aktivitas otak dan kesadaran dapat menimbulkan penglihatan menjelang kematian. "Fakta bahwa mereka melihat cahaya mungkin mengindikasikan penglihatan korteks pada otak sedang aktif tingkat tinggi....karena kami melihat peningkatan gamma di area otak di kanan atas dari penglihatan korteks," ungkap Borjigin.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Persija Juara Piala Presiden 2018

Ahad , 18 February 2018, 02:51 WIB