Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Pascanaik Kapal, Perempuan Ini Mabuk Laut Permanen

Senin, 18 Maret 2013, 13:37 WIB
Komentar : 0
IST
Mabuk laut (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Liburan dengan kapal laut ke Hawaii selama dua pekan membuat Michele-Marie Roberts harus menderita mabuk laut meski sudah berada di darat.

Gilanya, penderitaan itu dirasakannya selama lima tahun. "Ini seperti perasaan disorientasi...sepanjang waktu. Ini mengerikan," ujarnya dilansir BBC.

Ia mengatakan berbaring tidak cukup membantunya mengatasi mabuk laut. Wanita tersebut didiagnosa menderita Mal de Debarquement Syndrome (MdDs). Sindrom tersebut masih jarang terjadi dan belum dipahami dengan baik bagaimana pengobatannya. Bahkan hanya sedikit dokter yang pernah mendengar sindrom tersebut.

Kasus tersebut hanya ditemukan sekitar 100 sejauh ini. Hal itu membuat pemahaman kasus tersebut masih minim. Bahkan, pengobatannya pun belum ada.

Sindrome tersebut biasanya terjadi setelah perjalanan dengan menggunakan kapal laut, tapi bisa juga dipicu perjalanan udara. Penderita akan merasakan goyang dan mual secara konstan meskipun sudah berada di darat. Gejala lain termasuk kelelahan ekstim dan pelambatan kognitif.

Penderitaan Michele-Marie semakin menjadi-jadi setelah sindrom tersebut menggangu kehidupan rumah tangganya. Ia tidak bisa menjaga kedua putranya dan harus bercerai dari suaminya.

Michele-Marie akhirnya mendapat terapi untuk pengobatan sindrom tersebut. Ia mendapat sejumlah pelatihan seperti berenang dan menyetir kendaraan. Setidaknya dua jam setiap hari, dia mendapatkan pelatihan tersebut. "Semakin banyak bergerak, saya semakin merasa baik, " ujarnya mengakhiri.

Reporter : Nur Aini
Redaktur : Karta Raharja Ucu
999 reads
Hadis riwayat Abu Musa ra., ia berkata: Aku pernah bertanya: Wahai Rasulullah, Islam manakah yang paling utama? Rasulullah saw. bersabda: Orang yang kaum muslimin selamat dari lisan dan tangannya. (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...