Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Tau Ceti, Planet Baru yang Bisa Ditinggali

Rabu, 19 Desember 2012, 15:09 WIB
Komentar : 0
celestiamotherlode.net
Tau Ceti menjadi kandidat planet yang paling mirip dengan bumi.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Salah satu bintang terdekat dari bumi, Tau Ceti menjadi kandidat planet yang paling mirip dengan bumi. 

Terletak di 12 tahun cahaya, bintang mirip matahari ini memiliki lima planet yang mengorbit dan memiliki kemungkinan adanya kehidupan.Salah satu planet Tau Ceti memiliki massa sekitar lima kali lipat dari bumi.  

Untuk menemukan planet yang bisa ditinggali, tidak hanya dilihat dari massanya yang harus mendekati massa bumi. Tetapi juga, mereka harus terletak pada zona yang disebut zona Goldilocks. Ini adalah jarak orbit dari bintang dimana suhu tidak terlalu panas atau terlalu dingin sehingga air dapat tetap cair.

Penemuan Tau Ceti dilakukan astonom Australia, Inggris, Chili, dan Amerika Serikat. Mereka menggunakan teknik baru untuk menyaring data dari lebih 6000 pengamatan. Mereka menemukan Tau Ceti bukan bintang tunggal tetapi sebuah sistem planet. 

"Penemuan ini sejalan dengan perkiraan kami bahwa hampir setiap bintang memiliki planet dan bahwa galaksi memiliki planet yang potensial untuk dihuni seperti bumi, " kata peneliti Steve Vogt seperti dikutip spacedaily, Rabu (19/12).

Pada 17 Oktober, astronom Eropa melaporkan mereka mendeteksi planet dengan massa mendekati bumi dan mengorbit pada Alpha Centauri B, yang jaraknya hanya 4,3 tahun cahaya. Namun planet itu sendiri bukan bumi yang lain. 

Hal ini karena mereka tidak berada di zona Goldiloks. Air pun tidak dapat mencair di planet tersebut. 

Reporter : Nur Aini
Redaktur : Setyanadivita Livikacansera
5.763 reads
Seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW Islam manakah yang paling baik? Rasulullah bersabda: Memberikan makanan, mengucap salam kepada orang yang engkau kenal dan yang tidak engkau kenal. (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda