Friday, 30 Zulhijjah 1435 / 24 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Veteran PD II Tembak Pencuri dengan Pistol Uzur

Wednesday, 12 September 2012, 12:31 WIB
Komentar : 1
nerfhaven.com
Revolver 1916
Revolver 1916

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Ia sudah gaek dan pistol yang digunakannya pun tak kalah tuanya, tapi perpaduan keduanya membuat seorang pria tak berkutik.

Seorang veteran Perang Dunia II melukai seorang pria yang memasuki rumahnya di Wilayah Nikolayev, Ukraina, dengan menggunakan pistol buatan 1916, demikian laporan media setempat, Selasa.

Tersangka pencuri tersebut, yang kini dirawat di rumah sakit karena dua luka tembak, memberi polisi nama dan alamat orang yang diduga menangkapnya. Namun belakangan ternyata itu adalah suatu alibi.

Polisi terus mencari penembak tersebut di desa kecil itu, dan akhirnya tiba di rumah seorang veteran Perang Dunia II yang berusia 88 tahun.

Mantan perwira tersebut, yang telah tinggal sendirian selama bertahun-tahun, menyatakan ia telah ditikam oleh pencuri itu dalam satu permainan poker, tapi polisi mencium bau mesiu, demikian laporan RIA Novosti.

Pria yang berusia hampir satu abad tersebut belakangan mengaku ia telah menembak tersangka pencuri itu dan menyerahkan revolver tuanya. "Revolver buatan 1916 itu dikirim untuk diperiksa," kata polisi setempat. Ditambahkannya, kondisi dugaan pencurian dan penembakan sedang diselidiki.

Veteran tersebut takkan menghadapi hukuman berat sekalipun kasus pidana dibuka.

 

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
Siapa saja yang telah kami angkat untuk mengerjakan suatu pekerjaan/jabatan kemudian kami telah memberikan gaji, maka sesuatu yang diterima di luar gajinya yang sah adalah ghulul (korupsi)((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar