Friday, 27 Safar 1436 / 19 December 2014
find us on : 
  Login |  Register

Ini Dia Rumah Sakit Hello Kitty

Tuesday, 11 September 2012, 17:44 WIB
Komentar : 2
weirdasianews.com
Rumah bersalin bertema Hello Kitty hadir di Taiwan
Rumah bersalin bertema Hello Kitty hadir di Taiwan

REPUBLIKA.CO.ID, Rumah bersalin bertema Hello Kitty hadir di Yuanlin, Taiwan. Fasilitas serba pink berbalut gambar kartun kucing itu memenuhi setiap sudut ruangan kamar Rumah Sakit Sheng Hau.

Tempat tidur ibu dan bayi, selimut, bantal, seprai, hingga sofa untuk para tamu  semuanya bernuansa pink. Tak cuma itu, semua berbentuk Hello Kitty.

Rumah sakit yang berdiri pada 2006 ini bertujuan untuk meredakan stress bagi ibu hamil saat hendak melahirkan. “Kita juga membuat dress code Hello Kitty yang akan dikenakan oleh para perawat yang bertugas di rumah sakit ini,” tutur Tsai Tsung-chi, direktur Rumah Sakit Sheng Hau.

Bayi yang baru lahir akan mendapatkan satu set perlengkapan kartun Jepang dengan gambar kucing. Seperti kumis merah berukuran kecil, handuk mandi bayi, serta satu buah boneka besar untuk menemani sang buah hati di dalam kamar.

Kesan kartun sudah terasa ketika pasien memasuki lobi utama rumah sakit. Di dalamnya terdapat satu buah patung Hello Kitty yang mengenakan seragam dokter.

“Saya berharap rumah sakit ini dapat membuat setiap pasien yang datang tersenyum dan sedikit meredakan rasa sakit yang mereka alami,“ katanya.

Reporter : Firda Bahalwan
Redaktur : Heri Ruslan
(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.(QS:Al Baqarah 197)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Gerakan Kelompok Ekstrimis, Din: Lawan dengan Ideologi
JAKARTA -- Menghadapi kelompok ekstrimis tak cukup dengan saling mengecam. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Din Syamsudin menjelaskan harus ada tanding ideologi. Ia...