Saturday, 9 Jumadil Awwal 1436 / 28 February 2015
find us on : 
  Login |  Register

Karni Ilyas Terima Honoris Causa dari Universitas Muhammadiyah Solo

Saturday, 28 September 2013, 09:48 WIB
Komentar : 3
WIKIMEDIA COMMONS
Karni Ilyas
Karni Ilyas

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO--Sukarni Ilyas, atau kerap dikenal Karni Ilyas Sabtu (28/9) pagi, diukukuhkan menerima gelar kehormatan Doktor Honoris Causa (HC) dibidang Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Pidato anugerah gelar Dr (HC) disampaikan dalam sidang terbuka Senat Universitas Muhammadiyah Surakarta di Gedung Djazman Al Kindi Kampus Pabelan.

Pria kelahiran Nagari Balingka, Bukittinggi, Sumetara Barat, 25 September 1952, menyampaikan pidato berjudul 'Peran Pers dalam Membangun Kesadaran Hukum di Indonesia'. Karni, begitu ia akrab dipanggil mengutip ayat Qur'an dan Hadist dalam kata pengantar buku pidato ilmiahnya.

Banyak tokoh hadir dalam acara penganugerahan gelar Dr (HC). Kebanyakan kalangan aktivis, akademisi, praktisi bidang hukum. Pejabat daerah, serta tokoh militer dan kepolisian juga hadir. Sebagian besar sering tampak dalam acara Jakarta Lawyer Club (JLC), acara unggulan TV One. Ratusan karangan bunga memenuhi sekitar gedung, di antaranya dari kalangan anggota Komisi III DPR RI.

Turut hadir pula, Ketua Senat/Rektor UMS Bambang Setiaji, ketua senat akademik UMS, jajaran rektorat UMS dan profesor UMS, PP Muhammadiyah, serta sejumlah rektor PTN dan PTS disekitar Soloraya.

Disela-sela menjelang acara pengukuhan, tamu yang hadir dalam gedung disuguhi tayangan layar lebar seputar sepak terjang pemimpin redaksi (Pemred) TV One. Karni salah sosok yang turut andil dalam pembangunan bidang hukum di negeri ini.

Reporter : Edi Setiyoko
Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Dan dirikanlah shalat dan tunaikan zakat. Dan apa-apa yang kamu usahakan dari kebaikan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahalanya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan. (QS.Al-Baqarah [2]:110)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Mahkamah Agung AS Pertimbangkan Gugatan Diskriminasi Hijab
WASHINGTON DC -- Seorang perempuan Muslimah AS asal Oklahoma kini menunggu putusan Mahkamah Agung terkait gugatan diskriminasi oleh jaringan toko pakaian Abercrombie and...