Wednesday, 22 Zulqaidah 1435 / 17 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Oki Setiana Terinspirasi Novel Kang Abik

Sunday, 24 June 2012, 21:23 WIB
Komentar : 0
Republika/Wihdah Hidayat
Oki Setiana Dewi
Oki Setiana Dewi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Aktris dan penulis buku Oki Setiana Dewi mengakui Novelis Habiburraman El-Shirazy turut membantu pembentukan karakter Oki.

Dari dua karya Habiburrahman, "Ayat-Ayat Cinta" dan "Ketika Cinta Bertasbih", Oki menyerap nilai-nilai positif yang ada di dalamnya. "Dari karya beliau, saya belajar bagaimana jadi muslimah yang baik," kata gadis yang sibuk menyelesaikan sinetron terbarunya, Putri Bidadari.

Sebelumnya, karya penyabet penghargaan Indonesian Movie Award 2010 kategori Pendatang Baru Wanita Terbaik ini selalu menjadi best seller. Buku "Melukis Pelangi" yang terbit pada 2011, sudah mengalami delapan kali cetak ulang dalam setahun. Buku ini berisi memoar hidupnya dalam menemukan Allah. Sementara buku keduanya, "Sejuta Pelangi" mendapat antusias hingga Malaysia.

Dan kali ini Oki meluncurkan buku ketiganya "Cahaya diatas Cahaya" yang merupakan perjalanan Oki ke Makkah. Untuk buku ketiganya, Oki menggarap dalam waktu singkat.

Proses singkat dalam penggarapan bukunya lantaran Oki memang gemar menulis. Sejak SD, ia rajin menulis di buku harian. "Saya suka menulis karena itu pekerjaan yang baik untuk perempuan," ucapnya. Bahkan ia memiliki perpustakaan sendiri karena hobi membaca dan menulisnya. Buku-buku psikologi dan agama mendominasi rak-rak bukunya.

Reporter : Qommarria Rostanti
Redaktur : Hafidz Muftisany
Dari Tsauban Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melaknat/mengutuk orang yang menyuap, yang menerima suap dan orang yang menghubungkan keduanya.” ([HR. Ahmad dalam bab Musnad Anshar radhiyallahu ‘anhum])
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Atasi Masalah Grafiti, ini Cara Kreatif Washington DC
WASHINGTON --  Kota besar seperti ibukota Amerika Serikat, Washington DC, juga menghadapi masalah graffiti karena semakin banyaknya dinding gedung dan tempat umum yang...