Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Iis Dahlia Suka Makan di Tepian Sungai Musi

Minggu, 18 September 2011, 11:03 WIB
Komentar : 0
kapanlagi
Iis Dahlia

REPUBLIKA.CO.ID,PALEMBANG - Penyanyi dangdut Iis Dahlia mengaku sangat menikmati berwisata kuliner di Tepian Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, ketika berkunjung ke "Kota Pempek" ini.

"Saya sangat menyukai suasana tepian Sungai Musi di Palembang ini. Apalagi, sembari makan dengan hidangan khas, seperti pindang ikan patin," kata Iis saat dijumpai di sebuah restoran yang berada di tepian Sungai Musi, di Palembang, Sabtu (17/9).

Setiap kali berkunjung ke "Kota Pempek" ini, Iis selalu menyempatkan diri menikmati makanan khasnya, baik beragam pindang, sambal dan tentu saja tidak ketinggalan pempeknya. Menikmati suasana di pinggir Sungai Musi sangat menyenangkan. ''Apalagi, saat malam hari,'' ujar dia.

Ia menyatakan, pindang patin salah satu masakan yang sering dinikmati ketika bersantap di Palembang.
Masakan tersebut sungguh lezat dinikmati dengan nasi putih dan sambal terasi.

Kedatangannya ke Palembang kali ini untuk bertemu sahabat lama setelah sebelumnya juga diundang menyanyi pada kampanye pilkada di Kabupaten Musi Banyuasin. ''Palembang, selain kaya ragam kuliner, warganya juga ramah-ramah, sehingga sangat menyenangkan ketika berada di sini,'' kata dia.

Istri Wali Kota Palembang, Eva Santana Putra, mengatakan promosi wisata kuliner dan beragam budaya menarik kota Palembang akan terus dilakukan termasuk dengan mengundang para selebritis berkunjung ke kota ini. Lewat para tamu yang sebagian adalah sahabatnya ketika masih menjalani profesi sebagai entertainer itu, dia berharap mampu mempromosikan wisata Kota Palembang sehingga wisatawan semakin ramai berkunjung ke sini.

 

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara
1.432 reads
Dan janganlah kamu campur-adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu sedang kamu mengetahui.(QS Al-Baqarah: 42)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...