Wednesday, 5 Jumadil Akhir 1439 / 21 February 2018

Wednesday, 5 Jumadil Akhir 1439 / 21 February 2018

KH Zainuddin MZ (5): Nada dan Dakwah

Selasa 05 July 2011 18:20 WIB

Red: cr01

Poster film Nada dan Dakwah.

Poster film Nada dan Dakwah.

Foto: flixster.com

REPUBLIKA.CO.ID, Duet dan kebersamaan KH Zainuddin MZ-Rhoma Irama berpuncak pada 1991, ketika dua insan pendakwah beda instrumen ini berkolaborasi dalam film religius "Nada dan Dakwah".

Selain dibintangi Zainunddin-Rhoma, film besutan sutradara kawakan, Chaerul Umam ini, juga dibintangi aktris cantik Ida Iasha, Deddy Mizwar, Nani Widjaja

Zainal Abidin, dan WD Mochtar.

Nada dan dakwah mengisahkan tentang masyarakat Desa Pandanwangi yang mendadak resah karena mendengar kabar bahwa tanah tempat mereka bermukim akan dibeli seorang konglomerat.

Konflik antar penduduk dan para kaki tangan konglomerat pun mulai bermunculan. Konflik itu akhirnya meluas bukan hanya pada masalah tanah, tapi juga menyentuh masalah moral dengan akan didirikannya tempat hiburan dan biliar di tanah tersebut.

Pimpinan pesantren di daerah tersebut, H. Murad yang dibantu Rhoma, berusaha menyadarkan penduduk agar tidak menjual tanahnya. Tampilnya tokoh kharismatik Zainuddin MZ, berhasil menjernihkan konflik tersebut. Bahkan berhasil menyadarkan sang konglomerat Bustani.

Akting pertama di layar lebar nyaris membuahkan Piala Citra buat sang Dai. Ia termasuk nominator peraih Pemeran Pembantu Pria Terbaik. Namun Zainuddin menolak piala bergengsi bagi insan perfilman tersebut.

Akhirnya, Dewan Juri menghadiahkan piala itu untuk Deddy Mizwar, sebagai penghargaan dalam kategori yang sama. Nada dan Dakwah sendiri berhasil meraih penghargaan dalam kategori Cerita Asli yang didapat Asrul Sani, sang penulis skenario.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES