Kamis, 17 Jumadil Akhir 1435 / 17 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

169 Aliran Silat Sumbar Terancam Punah

Rabu, 19 September 2012, 09:14 WIB
Komentar : 0
Antara/Basri Marzuki
Pertandingan pencak silat (ilustrasi)
Pertandingan pencak silat (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BANGKINANG - Sebanyak 169 aliran pencak silat di wilayah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dikhawatirkan hilang. Karena itu, regenerasi sangat diperlukan sebab aliran silat tersebut selama ini hanya dikuasai para pesilat yang umurnya sudah tua.

"Masalah banyaknya aliran silat itu merupakan aset berharga untuk pembinaan pesilat muda. Karena, ada sekitar 169 aliran di daerah ini," kata Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Sumatera Barat, Fauzi Bahar, Rabu.

Ia mengatakan pesilat tua sebagai pewaris aliran tersebut belum menularkan keahliannya kepada pesilat muda. Sehingga, aset tersebut terancam hilang.

Masalah tersebut dinilai serius dan mengkhawatirkan. Karena jika pesilat tua itu meninggal, maka hilanglah aliran tersebut tanpa ada pewarisnya.

Oleh sebab itu, pihaknya tahun ini akan melakukan festival pencak silat se-Sumatera Barat. Mereka akan mengundang para pesilat tua yang memiliki aliran tersebut.

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara
Siapa saja yang telah kami angkat untuk mengerjakan suatu pekerjaan/jabatan kemudian kami telah memberikan gaji, maka sesuatu yang diterima di luar gajinya yang sah adalah ghulul (korupsi)((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar