Wednesday, 8 Zulqaidah 1435 / 03 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Yuk, Kunjungi Pameran Perdana Lukisan Raden Saleh

Saturday, 26 May 2012, 14:38 WIB
Komentar : 1
Salah satu karya paling fenomenal Raden Saleh, lukisan 'Penangkapan Pangeran Diponegoro'. Lukisan yang dibuat pada 1857 itu dihadiahi Raden Saleh kepada Raja Belanda William III.
Salah satu karya paling fenomenal Raden Saleh, lukisan 'Penangkapan Pangeran Diponegoro'. Lukisan yang dibuat pada 1857 itu dihadiahi Raden Saleh kepada Raja Belanda William III.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebagai seorang pelukis besar, sosok Raden Saleh dikenal sedikit misterius. Pasalnya, sepanjang hayatnya hingga ia wafat, Raden Saleh tak pernah memamerkan satu pun lukisan hasil karyanya. Kini setelah hampir 200 tahun usia Raden Saleh, untuk kali pertama lukisan-lukisan karya sang maestro bakal dipamerkan.

Dalam pameran monografi perdana tersebut, pecinta seni Tanah Air akan disuguhkan sekitar 40 karya-karya pelukis kelahiran Semarang, 1807 lampau itu. Raden Saleh adalah salah seorang maestro lukis terkenal dari Indonesia. Namanya tak hanya menyentak dunia lukis Tanah Air, namun juga merambah daratan Eropa. Salah satu karyanya yang paling termasyur adalah, lukisan penangkapan Pangeran Diponegoro oleh tentara Belanda pada 28 Maret 1830. Raden Saleh kemudian membuat lukisan tersebut pada tahun 1857, untuk dihadiahkan pada Raja Belanda William III. Karya tersebut dinilai sebagai masterpiece dari karya-karya yang dibuat Raden Saleh.

Dari siaran pers yang diterima Republika, Sabtu (26/5), Goethe Institut menyatakan bekerjasama dengan Galeri Nasional Indonesia dan Kedutaan Besar Jerman untuk menyelenggarakan pameran istimewa tersebut. Pameran bertajuk 'Raden Saleh dan Awal Seni Lukis Modern Indonesia' akan digelar pada 3-17 Juni di Galeri Nasional.

Sebagai pelukis Indonesia pertama yang mengenyam pendidikan di Eropa, Raden Saleh membawa pemahaman baru mengenai seni visual ke tanah airnya. Meskipun karya-karyanya tetap berakar kuat di dalam kebudayaan Jawa. Pameran ini hendak memperlihatkan bahwa Raden Saleh memulai suatu bentuk baru yang lahir baik dari tradisi Eropa maupun dari tradisi Jawa.

Pameran ini rencananya akan menampilkan lebih dari 40 lukisan cat minyak dan banyak sketsa karya Raden Saleh. Pertunjukan itu juga akan mengintegrasi reproduksi karya-karyanya, terutama lukisan dari koleksikoleksi di Eropa. Sebab lukisan tersebut umumnya yang tidak dapat dibawa ke Indonesia.

Reporter : Gita Amanda
Redaktur : Karta Raharja Ucu
Rasulullah SAW bersabda:"Tidak akan masuk neraka orang yang shalat sebelum terbitnya matahari dan sebelum terbenamnya, yakni shalat subuh dan ashar."( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Alhamdulillah, Masjid Pertama di Alaska Resmi Dibuka
ALASKA -- Alhamdulillah, sebuah masjid di Alaska resmi dibuka sekaligus menjadi bangunan masjid pertama disana. Seperti dilansir dari Onislam.com, Selasa (2/9), masjid ini...