Friday, 24 Zulqaidah 1435 / 19 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Paul McCartney Pun Cicipi Makanan Indonesia

Tuesday, 07 August 2012, 22:30 WIB
Komentar : 0
localdatasearch.com
Restoran Nusa Dua di Dean Street, Soho, Kota London.
Restoran Nusa Dua di Dean Street, Soho, Kota London.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON - Bagi warga Indonesia yang tinggal di London, atau sedang mengunjungi ibukota Inggris Raya tersebut, restoran Nusa Dua bisa mengobati rasa rindu pada Tanah Air. Restoran yang terletak di sudut jalan di Dean Street, Soho, Kota London tersebut benar-benar memberi nuansa Indonesia.

Begitu memasuki restoran tersebut, perasaan berada di London seketika lenyap. Sambutan gending Sunda membawa penggunjung, terutama yang berasal dari Indonesia, seolah-olah berada di Tanah Air.

Kursi-kursi ukiran yang didatangkan dari Jepara, juga patung-patung kayu, lukisan Bali dan hiasan dinding berbentuk relief ukiran, semakin menambah kental suasana Indonesia.  Apalagi makanannya.

Rumah makan yang berdiri pada 1999 milik pasangan suami istri yang sudah 30 tahun bermukim di Inggris itu menyediakan masakan khas Indonesia yang menggunakan bumbu-bumbu tradisional seperti serai, daun jeruk dan asam. Adalah Firdaus Ahmad, "motor" rumah makan berkapasitas 60 kursi itu, sebagai juru masak.

Pria yang tidak pernah belajar memasak secara formal itu, mempunyai asisten di dapur, namun suami Usha Soeharjono itu lah yang mengawasi langsung. Soal rasa, sangat Indonesia. Mulai dari sayur asam, ikan acar kuning atau coba juga nasi goreng dan udang baladonya.

"Menu favoritnya di sini kambing bakar," kata Usha, menyebut menu berupa potongan-potongan kecil daging kambing yang sepintas seperti seperti ayam goreng. Rumah makan yang memasang harga makanan antara 7-15 pound itu banyak juga disukai orang-orang asing. Bahkan artis-artis dunia pernah mampir di "warung pojok" tersebut.

"Boy George, Paul Mc Cartney dan Lily Allen pernah mampir ke sini," ujar ibu beranak tiga itu.

Kalau dari Indonesia, lanjutnya, nama-nama seperti Megawati Soekarnoputri, Gus Dur dan Amien Rais pernah mencicipi masakan racikan mereka. "Selama Olimpiade ini, rombongan Menpora juga beberapa kali datang makan siang," kata Firdaus. 

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
Menguap adalah dari setan. Karena itu, apabila salah seorang dari kalian menguap, tutuplah serapat mungkin karena ketika salah seorang dari kalian berkata ‘huah’ (pada saat menguap), setan akan menertawakannya". (HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Gadai SK, Jadi Cerminan Masalah RUU Pilkada?
 MAKASSAR -- Belakangan ini banyak anggota DPRD terpilih yang menggadaikan SK. Terkaiy hal tersebut pakar komunikasi politik Effendi Gazali menilai itu sebuah hal...