Sabtu, 25 Zulqaidah 1435 / 20 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Jokowi: Nonton Metallica Enaknya Desak-desakkan

Jumat, 23 Agustus 2013, 16:34 WIB
Komentar : 1
IST
Jokowi sebelum menonton konser GnR.
Jokowi sebelum menonton konser GnR.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengaku lebih pilih berdesak-desakan daripada duduk diam saat menonton konser Metallica di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Ahad (25/8). 

Alasan itulah yang membuatnya ogah membeli tiket untuk kelas VIP dan lebih memilih tiket festival untuk konser band heavy metal asal Amerika Serikat tersebut.  "Nonton rock ya enaknya berdesak-desakkan masa duduk diam saja," ujarnya di Balai Kota, Jumat (23/8).

Jokowi mengaku sudah mengantongi enam tiket untuk menonton aksi James Hetfield, Lars Ulrich, Kirk Hammett, dan Robert Trujillo besok. Satu tiket kelas festival itu dibelinya 680 ribu rupiah. "Lupa festival A atau B," kata dia.

Ia pun mengaku sudah menyiapkan kaus hitam bertuliskan Metallica yang akan dipakainya ke konser Ahad besok.  Kaus itu merupakan kaus lama miliknya yang dibawa sang istri dari Solo. "Saya punya kaus setumpuk dan sudah di Jakarta, ada Lamb of God, Megadeth, Metallica juga ada," ujarnya.

Kegemaran Gubernur Jokowi akan musik cadas memang bukan rahasia lagi. Saking gemarnya, ia beberapa kali menyempatkan waktu untuk menonton langsung konser band kesukaannya. Konser terakhir yang disambanginya adalah saat Gun N Roses tampil di MEIS Ancol, Jakarta Utara pada 16 Desember 2012.

Reporter : Ratna Ajeng Tejomukti
Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Dari Tsauban Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melaknat/mengutuk orang yang menyuap, yang menerima suap dan orang yang menghubungkan keduanya.” ([HR. Ahmad dalam bab Musnad Anshar radhiyallahu ‘anhum])
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Gadai SK, Jadi Cerminan Masalah RUU Pilkada?
 MAKASSAR -- Belakangan ini banyak anggota DPRD terpilih yang menggadaikan SK. Terkaiy hal tersebut pakar komunikasi politik Effendi Gazali menilai itu sebuah hal...