Selasa , 13 Agustus 2013, 15:17 WIB

PSM Unpad Penampil Terbaik di Festival Choralies Prancis

Rep: Maman Sudiaman/ Red: Hazliansyah
Antara
Penari dari Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Universitas Padjadjaran (Unpad) membawakan tarian Saman pada acara Pre-Competition Concert di Graha Sanusi Unpad, Bandung, Jawa Barat, Selasa (3/4) malam.
Penari dari Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Universitas Padjadjaran (Unpad) membawakan tarian Saman pada acara Pre-Competition Concert di Graha Sanusi Unpad, Bandung, Jawa Barat, Selasa (3/4) malam.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Unpad meraih sambutan paling hangat di panggung festival "XXI Choralis", Vaison de la Romaine, Prancis, Senin (5/8) lalu, setelah sebelumnya sukses menggelar konser kebudayaan di Andorra.

Partisipasi PSM Unpad dalam festival yang digelar tiga tahunan itu merupakan rangkaian misi kebudayaan yang diusung dengan tema "Enchantment of Indonesia", setelah sebelumnya berhasil meraih dua gelar di "59th International Contest of Habbanera and polyphony of Torrevieja", Spanyol.
 
Festival yang diselenggarakan sejak 1 Agustus ini merupakan ajang workshop dan symposium bergengsi yang telah digelar sejak tahun 1953. Para peserta adalah berbagai paduan suara terpilih dari Eropa, Amerika, Afrika, dan Asia yang merupakan juara di beberapa kompetisi tingkat internasional.

Paduan Suara Unpad menjadi delegasi Asia setelah memperoleh undangan dari juri "48th Montreux Choral Festival", Jean Claude Wilkens, atas kemenangannya sebagai Grand Prix Champion tahun 2012 lalu.
 
Amanda, salah seorang juru bicara PSM Unpad dalam siaran persnya, Selasa (13/8) menyatakan, PSM Unpad mendapat kehormatan untuk tampil sebanyak tiga kali di beberapa tempat.

PSM Unpad mengawali aksinya pada 5 Agustus dengan menggelar konser kebudayaan di Rasteau, menampilkan berbagai tarian, angklung, dan lagu daerah Indonesia.

Selanjutnya pada tanggal 6 Agustus, PSM Unpad dipimpin conductor kenamaan Bradly Allred, membawakan tiga karya Titanic Requiem, diiringi Chamber Orkestra dari Rumania. Dalam kesempatan tersebut, PSM Unpad menjadi paduan suara pertama yang menampilkan karya Donal Patriquin di Eropa.

Di puncak festival, PSM Unpad kembali memukau penonton dengan menampilkan lagu-lagu dan tarian daerah di Theatre Du Nymphee, Vaison la Romaine.
 
Selama tampil sebagai peserta festival, penonton selalu memadati gedung konser. Sambutan hangat, standing aplause, dan permintaan encore selalu diteriakan para audience.

Bahkan beberapa warga sekitar selalu menunggu setiap sesi latihan yang diadakan PSM Unpad. Kalangan artistik musik, juri, dan dirigen terkemuka mengapresiasi positif dan banyak memberikan tawaran kerjasama, khususnya kompetisi bergengsi.

Pada bulan Mei 2014 mendatang, PSM Unpad diundang untuk berpartisipasi dalam kompetisi Internasional di Jerman yang dilanjutkan dengan festival paduan suara internasional di Belanda.