Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Kembali Nyanyi, Mayangsari Duet Bareng Anak

Kamis, 21 Maret 2013, 14:49 WIB
Komentar : 0
Republika/Edwin
Mayangsari

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyanyi Mayangsari kembali ke dunia yang membesarkannya. Mayangsari kembali ke dunia tarik suara dengan menyanyikan ulang lagu "Tak Bisa ke Lain Hati" yang pernah dipopulerkan Kla Project.

Lagu ini terasa lebih istimewa karena buah hatinya, Khirani Siti Hartina Trihatmodjo (6) ikut terlibat. Pasangan Ibu-Anak ini berduet menyanyikan lagu tersebut.

Pada peluncurannya kemarin, Mayangsari turut mengajak putrinya berduet. Khirani sendiri tampil percaya diri menghadapi banyak kamera.

"Surprise untuk saya. Saya tidak pernah mengajarkan dia menyanyi, dia juga tidak ikut les vokal. Tapi kalau saya lagi latihan, dia selalu ikut menyanyi. Kalau lagu minus one diputar, dia juga menyanyi," kata Mayangsari, Rabu (20/1).

Berangkat dari situ, Mayang mengajak Khiran untuk menyanyi bersama. Ajakannya disambut positif oleh sang buah hati. Menurut Mayang, itu adalah sebagian kecil dari dukungan sang anak agar dia kembali ke dunia tarik suara.

"Waktu syuting video klip, dia menemani saya bahkan membantu saya mengatur gaya," tukas pelantun 'Tiada Lagi'.

Meskipun melihat bakat tarik suara di dalam diri anaknya, Mayangsari tidak berniat mengorbitkannya menjadi penyanyi cilik. "Sekarang fokus sekolah dulu, kalau sudah besar ya itu nanti terserah pilihan dia."

Mayang juga mengungkapkan bahwa kembalinya dia ke dunia tarik suara juga didukung penuh oleh suami. "Dia hanya berpesan, yang penting jangan sampai anak tidak terurus," kata Mayang.

Redaktur : Hazliansyah
Sumber : Antara
732 reads
Allah pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya: Jadilah. Lalu jadilah ia. (QS.Al-Baqarah [2]:117)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Justin Timberlake Beri Bocoran Album Baru

Glen Fredly Gelar Konser 'Cinta Beda' di Medan