Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Sound of Freedom, Ketika Reggae Rock dan Metal Bersatu

Kamis, 21 Maret 2013, 10:01 WIB
Komentar : 0
Republika/Nurul Dyah Sariningtias
Sound of Freedom & Ground Attack

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indonesia bakal kembali disuguhi festival musik berkualitas. Kali ini, festival bertajuk "Sound of Freedom & Ground Attack" akan digelar pada 30-31 Maret 2013 mendatang.

Bertempat di lapangan parkir kolam renang Gelora Bung Karno, Senayan, jakarta, festival ini akan menggabungkan tiga aliran musik, yakni reggae, rock dan metal.

"Acara ini ditujukan untuk mempersatukan semua aliran musik tanpada adanya perbedaan," ujar Triadi selaku promotor dalam keterangan persnya di Jakarta, Rabu (21/3).

Menggabungkan tiga aliran musik dalam satu acara, lanjut Triadi, diharapkan dapat menimbulkan rasa kebersamaan diantara para penggemar musik, meski aliran mereka berbeda.

"Masalah keamanan nggak mau terlalu mencolok, karena beradu badan bukan berarti berantem. Karena memang begitulah cara mereka menikmati musik," ungkap Triadi.

"Sound of Freedom & Ground Attack" rencananya akan diisi oleh sederetan band, seperti Steven Jam, Ras Muhammad, Monkey Boots, Peron State, Jamaica, Magic Seawed, Amtenar, Sunset dan lain-lain.

Untuk tiket, panitia memnbandrol harga Rp 25 Ribu (Presale) dan Rp 35 Ribu (on the spot).

"Reggae nggak selalu berkonotasi negatif, reggae sangat menyenangkan dan romantis. Jadi nggak selalu reggae diartikan dengan negatif," tambah Steven dari Steven Jam.
 

Reporter : Nurul Dyah Sariningtias (MG12)
Redaktur : Hazliansyah
124 reads
Anas Ra, pembantu rumah tangga Nabi Saw berkata, “ Aku membantu rumah tangga Nabi Saw sepuluh tahun lamanya, dan belum pernah Beliau mengeluh “Ah” terhadapku dan belum pernah Beliau menegur “kenapa kamu lakukan ini atau kenapa tidak kau lakukan ini.((HR. Ahmad))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...