Selasa, 12 Jumadil Awwal 1436 / 03 Maret 2015
find us on : 
  Login |  Register

Inilah Penyebab Ditundanya Konser G 'n R

Sabtu, 15 Desember 2012, 18:01 WIB
Komentar : 2
ANTARA
Gun N Roses
Gun N Roses

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-— Penundaan konser musik Gun ‘N Roses (G ‘n R) yang sejatinya dihelat pada Sabtu (15/12) malam, dibenarkan oleh pihak Polda Metro Jaya.
 
Menurut Polda, tidak ada kaitan antara faktor persiapan pengamanan dengan batalnya konser. “Kami siap, dari kemarin komitmen kami siap mengamankan. Justri ini ada penundaan karena pihak panitianya yang minta,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto pada Republika, Sabtu (15/12).
 
Ia mengungkapkan, penundaan terjadi karena pihak panitia termasuk para punggawa G ‘n R menolak untuk melakukan konser malam ini. Menurutnya, faktor cuaca menjadi hal yang mendasari penundaan pelaksanaan konser.
 
“Karena melihat cuaca yang tidak memungkinkan, mereka takut hujan dan petir dapat membahayakan keselamatan semua orang saat konser,” ujar dia. Rikwanto mengatakan, areal lapangan D Senayan, Jakarta Selatan yang terbuka membuat panitia konser khawatir, sehingga meminta konser dipindahkan.
 
“Mereka inginya dipindah ke indoor, jadi ya langsung dicarikan alternatif. Diputuskan konser pindah ke daerah Ancol. Tapi bukan hari ini,” kata dia.

Alhasil disepaktilah konser tersebut ditunda hingga esok, Ahad (16/12), untuk digelar di Mata Elang Internasioanal Stadium Ancol, Jakarta Utara.

Reporter : Gilang Akbar Prambadi
Redaktur : Heri Ruslan
Dari Tsauban Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melaknat/mengutuk orang yang menyuap, yang menerima suap dan orang yang menghubungkan keduanya.” ([HR. Ahmad dalam bab Musnad Anshar radhiyallahu ‘anhum])
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar