Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Angin Robohkan Panggung, 'Satu Kata' Batal Diluncurkan

Minggu, 11 Maret 2012, 09:19 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID, AMBON -- Band indie 'Belasting' batal meluncurkan album perdana mereka "Satu Kata". Hal tersebut disebabkan hujan deras dan angin kencang yang melanda kota Ambon hingga mematahkan besi penyangga atap panggung pada Sabtu malam.

Tak hanya mematahkan tiang penyangga atap panggung, hujan deras yang mengguyur kota Ambon sejak sore itu juga membasahi alat-alat musik yang akan digunakan. Peluncuran album yang dijawalkan berlangsung di kawasan Pattimura Park itu akhirnya terpaksa dibatalkan.

"Kondisinya seperti ini, acara terpaksa ditunda. Bahaya juga kalau tetap dipaksakan," kata Han, drumer Belasting. "Kami belum bisa memastikan kapan peluncuran album ini akan dilaksanakan kembali."

Satu Kata merupakan album perdana Belasting setelah enam tahun lamanya bergelut di dunia musik band indie di Ambon. Dengan genre energetic power pop, mereka mencoba menawarkan warna-warni kehidupan generasi muda masa kini.

Album tersebut berisi 11 lagu, yakni Jika Kau Mengerti, Satu Kata, Bahu Untukmu, Kota Mati, Kamu Tempatku Pulang, Curhat, Tak Sama Lagi, Kau Menghilang, Hantui Aku, Bukan Seperti Mimpi, dan Untukmu. "Lagu pertama hingga ketiga merupakan trilogi. Satu Kata merupakan hits dari album kami," kata Han.

Belasting adalah band lokal yang terbentuk sejak 1 Februari 2007 dan diawaki oleh Romi (vokal), Ijal (gitar 1), Han (drum), dan Jenly (gitar 2). Mereka pernah tiga kali mengikuti kompetisi A Mild Live Wanted, yakni pada 2007, 2008 dan 2009. Pada tahun terakhir, mereka berhasil menjadi salah satu dari 11 band yang mewakili Maluku.

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara
1.637 reads
Dan dirikanlah shalat dan tunaikan zakat. Dan apa-apa yang kamu usahakan dari kebaikan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahalanya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan. (QS.Al-Baqarah [2]:110)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  hanan Jumat, 16 Maret 2012, 21:55
mohon doa dan dukungan, semoga bisa segera terlaksana meski sempat tertunda
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...