Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Basia Tak Sabar Kembali ke Indonesia

Minggu, 03 Maret 2013, 00:04 WIB
Komentar : 0
Republika/Agung Supriyanto
Penyanyi jazz asal Polandia, Basia beraksi dalam pagelaran Java Jazz Festival (JJF) 2013 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (2/3).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Basia yang menjadi salah satu sajian special show di Java Jazz Festival 2013 mengaku tidak menyangka mendapat antusiasme yang begitu besar.

Penyanyi asal Polandia ini mengaku terkejut dengan antusiasme penonton saat menyaksikan penampilannya pada hari kedua "Jakarta International Djarum Super Mild Java Jazz Festival 2013", Sabtu malam.

"Ini diluar ekspektasi saya," ujar Basia tampak sumringah saat jumpa pers usai pertunjukannya.

Kehadiran Basia ke Indonesia memang menjadi penampilan perdana bagi penyanyi dan penulis lagu berusia 58 tahun itu. Ia akan menghentak panggung dua kali, hari ini dan Ahad (3/3) besok, di perhelatan JJF yang kesembilan ini.

Basia, didampingi produsernya Danny White, berkali-kali mengungkapkan ingin segera kembali tampil lagi di Indonesia.

"Saya merasakan momen yang menyenangkan saat berada di sini," ujar Basia yang akan mulai tur dunianya tahun depan untuk promosi album terbarunya. "Kami akan berkeliling lagi dan saya pasti akan ke sini," tambahnya.

Basia tampil sederhana dengan setelan hitam, stocking hitam dan rambut panjangnya yang dibiarkan tergerai.

Ia membawakan deretan nomor lagunya yang populer seperti "Astrud", "Third Time Lucky", "Baby, You're Mine", "From Now On", "Time and Tide", "Cruising for Bruising", "Oliver Tree", "Half a Minute", dan "Copernicus" dan "If Not Now Then When".

Ia memang tidak menunjukkan penampilan yang enerjik. Ia lebih memilih tak jauh-jauh dari mikrofon atau hanya sekedar menghampiri dua penyanyi latarnya untuk menari bersama.

Basia juga tidak banyak melontarkan kata-kata penuh rayuan. Tetapi pembawaannya yang anggun serta lengkingan suara alto hingga soprannya yang khas sudah lebih dari cukup untuk membuai ratusan penonton.

Didukung iringan band-nya yang tak kalah memukau, penonton dibuat terus menggoyangkan kepalanya, bertepuk tangan dan melayang.

Penampilannya ditutup lewat tembang "Promises", sebuah lagu dari album pertamanya "Time and Tide" (1987).

"Kita akan bertemu lagi," teriak penyanyi bernama asli Barbara Trzetrzelewska itu.  Semua penonton pun berdiri, bertepuk tangan tiada henti, hingga Basia pergi.

Redaktur : Hazliansyah
Sumber : Antara
3.734 reads
Dan janganlah kamu campur-adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu sedang kamu mengetahui.(QS Al-Baqarah: 42)
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

JJF 2013 Kenang Elfa Secioria

Lisa Stansfield Tampil Energik

Tiupan Saksofon Kaori Kobayashi Hangatkan JJF 2013