Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

LSF Diminta Tarik Penayangan Film 'Cinta tapi Beda'

Senin, 07 Januari 2013, 17:01 WIB
Komentar : 0
Cinta Tapi Beda

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Film 'Cinta tapi Beda' yang sudah naik tayang di seluruh bioskop Indonesia sejaka 27 Desember lalu akan ditarik. Hal ini disampaikan oleh Ketua tim kuasa hukum IPPMI, Zulhendri Hasan di Jakarta, Senin (7/1).

Zulhendri mengatakan pihaknya akan menuntut Lembaga Sensor Film (LSF) untuk menghentikan penayangan film yang pemeran utama prianya diceritakan memeluk agama Islam taat bernama Cahyo ini.

Film 'Cinta tapi Beda' diminta untuk segera dihentikan dari penayangannya karena bertentangan dengan Undang-undang nomor 33 Tahun 2009, yaitu tentang perfilman. Khususnya, Pasal 2 dan Pasal 6 huruf C, D, E, dan F.

Ketua tim kuasa hukum IPPMI, Zulhendri Hasan, mengatakan, pelaporan ini dilayangkan ke kepolisian, sebab disinyalir film akan menanamkan rasa kebencian dan penghinaan di muka umum terhadap etnis suku Minangkabau.

Film yang disutradarai Hanung Bramantyo ini juga sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya sehubungan dengan tindakan Hanung dan kawan-kawan (termasuk produser serta pemain film) ini, kata Zulhendri.

Zulhendri menjelaskan, alur cerita dari film 'Cinta tapi Beda' telah menanamkan rasa kebencian tersebut. Sebab, pada dasarnya, isi film telah menyimpang dari falsafah utama etnis suku Minangkabau yaitu, Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (Adat berlandaskan syariat, syariat berlandaskan Kitabullah).

Melalui kuasa hukumnya, IPPMI menilai film 'Cinta tapi Beda' memutarbalikkan fakta dan memojokkan masyarakat Minang yang kental dan identik dengan agama Islam dan adat-istiadatnya.

Reporter : Alicia Saqina
Redaktur : Citra Listya Rini
4.041 reads
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?((QS Ar Rahman))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...