Kamis, 02 Agustus 2012, 13:52 WIB

Mahaka Attraction Hadirkan Zuper Bima di Pesta Lampion TMII

Rep: Gita Amanda/ Red: Heri Ruslan
gita amanda/republika
Mahaka Attraction meluncurkan show interaktif dengan tokoh Zuper Bima
Mahaka Attraction meluncurkan show interaktif dengan tokoh Zuper Bima

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Terinspirasi dengan tokoh pewayangan Indonesia, Bima, Mahaka Attraction meluncurkan show interaktif dengan tokoh Zuper Bima.

Dengan suguhan perangkat teknologi canggih Zuper Bima akan menemani para pengunjung Pesta Lampion di Taman Bunga Keong Mas TMII.

Mulai 1 Agustus hingga 2 September 2012, Zuper Bima dapat menjadi pilihan alternatif liburan bagi anak-anak. Dengan menggabungkan konsep real time, motion capture dan motion builder, Zuper Bima dapat mengajak penonton seolah-olah masuk ke dalam dunianya.

Zuper Bima berkisah mengenai seorang guru olahraga yang terobsesi dengan tokoh pewayangan Bima. Ia kemudian menjelma menjadi Zuper Bima
dengan karakter yang pemberani, jujur, dan bijaksana.

Direktur Utama Mahaka Attraction Herijanto Judarta mengatakan, tokoh Bima sengaja dipilih karena karakteristiknya yang kuat. Bima merupakan
salah satu tokoh pewayangan yang digambarkan, tangguh kuat serta memiliki sifat jujur dan setia.

"Diharapkan melalui show yang menampilkan tokoh Zuper Bima ini sifat-sifat Bima bisa ditularkan ke generasi selanjutnya," ujar Herijanto saat launching "Live Interactive Show ZuperBima" di kawasan Pesta Lampion Taman Keong Mas, TMII, Rabu (1/8) sore.

Herijanto menambahkan, setiap pengunjung Pesta Lampion dapat menyaksikan live interactive show Zuper Bima setiap hari. Tepat pukul 19.30 WIB, pengunjung Pesta Lampion bisa menyaksikan pertunjukan tersebut.

Herijanto menambahkan, show Zuper Bima akan diputar setiap harinya di panggung utama selama 30 menit. Dalam show ini penonton tak hanya sekedar menonton, tapi dapat juga berinteraksi dengan tokoh Zuper Bima di layar.

"Pengunjung dapat berinteraksi dengan tokoh Zuper Bima di layar. Tak hanya itu Zuper Bima juga dapat melakukan gerakan yang diminta penonton,'' kata Herijato.

Berita Terkait