Selasa, 17 Zulqaidah 1436 / 01 September 2015
find us on : 
  Login |  Register

Diguncang Perceraian, Beginilah Cara Katie Holmes Tetap Eksis

Jumat, 20 Juli 2012, 07:46 WIB
Komentar : 0
AP Photos
Katie Holmes
Katie Holmes

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK---Katie Holmes akan kembali tampil di Broadway, untuk pertama kali dalam empat tahun, dan akan manggung lewat karya "Dead Accounts" --yang dirancang diluncurkan pada musim gugur tahun ini, kata produser Broadway.

Katie, yang pada awal Juli mencapai penyelesaian perceraian dengan aktor Tom Cruise, akan membintangi komedi baru Theresa Rebeck, kata beberapa wakil pertunjukan tersebut di dalam satu pernyataan.

Katie (33) akan memainkan peran Lorna di pertunjukan dengan lima tokoh yang berkisah tentang "masalah kerakusan perusahaan, nilai kota kecil dan apakah keluarga anda akan selama menerima anda kembali, atau tidak ... tanpa ada pertanyaan yang diajukan", kata pernyataan tersebut.

Drama itu akan disutradai oleh peraih Tony Award, Jack O'Brien. Katie Holmes tampil pertama kali di Broadway pada 2008, lewat produksi Arthur Miller, "All My Sons".

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : Antara
Mereka bertanya, "Ya Rasulullah, apakah kami berobat?" Beliau menjawab, "Ya, wahai hamba-hamba Allah. Sesungguhnya Allah meletakkan penyakit dan diletakkan pula penyembuhannya, kecuali satu penyakit yaitu penyakit ketuaan (pikun)".((HR. Ashabussunnah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Presiden Myanmar Setujui UU yang Dinilai Anti-Muslim
NAYPYIDAW — Presiden Myanmar, Senin (31/8), menyetujui empat rancangan undang-undang yang dianggap kontroversial yang diusung oleh umat Buddha radikal, tapi dikecam oleh kelompok-kelompok...