Sabtu, 6 Syawwal 1435 / 02 Agustus 2014
find us on : 
  Login |  Register

Ramang 'Macan Bola' akan Difilmkan

Rabu, 11 Juli 2012, 23:47 WIB
Komentar : 1
antara
Ramang
Ramang

REPUBLIKA.CO.ID,MAKASSAR -- Kisah hidup dan karir pemain sepakbola legendaris Indonesia kelahiran Sulawesi Selatan, Ramang, akan difilmkan sesuai judul asli buku karya M Dahlan Abubakar "Ramang Macan Bola".

Salah seorang pemrakarsa pembuatan film tokoh sepakbola internasional asal Indonesia itu adalah Lina Husaini. Perempuan  kelahiran Makassar ini selama hampir tiga jam bertemu dengan penulis buku Ramang di Kantor KONI Sulawesi Selatan, di Makassar, Rabu (11/7).

Dalam pertemuan empat mata tersebut, Lina Husaini menjelaskan ide awal pembuatan film Ramang ini. Dia mengatakan, semula teman produser menjatuhkan pilihan pada peristiwa sejarah di Sulsel, yakni Westerling untuk dilayarlebarkan. Namun, dia mengajukan usul bahwa nama Ramang jauh lebih positif jika diangkat ke layar perak.
"Nama Ramang tidak pernah mati. Buktinya, biar sosoknya sudah meninggal dunia, tetapi Ramang selalu disebut `sudah tua' (toa mi Ramang)," kata Lina.

Menurut Lina, dari segi promosi, nama Ramang sudah lebih cukup dikenal di kalangan pecinta sepakbola di Indonesia.''Kalau selama ini orang sudah membaca bukunya, jika nanti diketahui ada filmnya, tentu publik sepakbola ingin menyaksikannya," ujarnya.

Menurut dia, pihaknya juga berencana `sowan` (minta izin) pada keluarga besar Ramang sehubungan dengan adanya rencana pembuatan film mengenai pemain bola yang meninggal dunia tahun 1987 tersebut. Ia optimistis masyarakat Sulawesi Selatan akan memberikan dukungan terhadap rencana pembuatan film ini.

Dahlan Abubakar, selaku penulis buku "Ramang Macan Bola" menyambut baik rencana tersebut sebagai upaya transformasi nilai-nilai kejuangan, khususnya semangat berprestasi di cabang olahraga sepakbola kepada generasi muda bangsa.

Redaktur : M Irwan Ariefyanto
Sumber : antara
'Ketahuilah, sesungguhnya bahwa malaikat tidak mau masuk ke rumah yang di dalamnya terdapat patung.(HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Tren Arus Mudik Saat Arus Balik di Pasar Senen
 JAKARTA -- Pada H+3 Stasiun Pasar Senen tak hanya menerima arus balik. Geliat arus mudik di Stasiun ini masih cukup tinggi. Menurut Kepala Humas...