Senin, 21 Jumadil Akhir 1435 / 21 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

"Laskar Pelangi" Jadi Ikon Bangka-Belitung

Jumat, 10 Desember 2010, 20:19 WIB
Komentar : 0
Istimewa
Cuplikan adegan Laskar Pelangi dengan seting Bangka Belitung
Cuplikan adegan Laskar Pelangi dengan seting Bangka Belitung

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Semenjak  novel diikuti film "Laskar Pelangi"  laris di Indonesia, wisatawan yang berkunjung ke provinsi Bangka-Belitung meningkat hingga 800 persen, bahkan ada agen wisata yang menamai tur-nya dengan nama tur Laskar Pelangi.  Tur tersebut mengunjungi tempat-tempat  sesuai dengan alur cerita novel karya Andrea Hirata itu.

Andrea, kelahiran Belitung yang menulis novel berlatar lingkungan masa kecilnya itu, juga rajin mempromosikan Bangka-Belitung sebagai tempat tujuan wisata. "Ada sembilan  tujuan wisata menarik di kampung saya, Desa Linggang," katanya saat pameran fotografi Pesona Bangka-Belitung di Plaza FX Jakarta pertengahan pekan ini.

Bulan Juni hingga Juli, lanjutnya, di Desa Linggang ada Festival Laskar Pelangi yang berlangsung satu bulan penuh saat musim libur.  Ia mengungkapkan kepulauan Belitung terbagi dua yaitu Belitung Barat dan Belitung Timur. "Tuan rumah Laskar Pelangi ada di wilayah Belitung Timur," katanya.

Delapan lainnya  tujuan wisata di Desa Linggang adalah sekolah Laskar Pelangi, Rumah Puisi, Bendungan Pice, Warung Kopi Fatimah khas Melayu, Warung Kopi Akiong, Warung Kopi Aitam, Pasar Rakyat Laskar Pelangi dan Pasar Lama.

Situs www.belitungisland.com yang pengunjungnya antara  5.000 dan 6.000 orang, melonjak naik antara  15 ribu hingga 20 ribu pengunjung serta grafik peningkatannya selalu meningkat setelah film Laskar Pelangi beredar.

Andrea Hirata dan Laskar Pelangi yang telah membuat Bangka-Belitung sebagai salah satu favorit untuk tujuan wisata juga diakui pemerintah daerah setempat. "Andrea Hirata sudah jadi ikon Bangka-Belitung," kata  Yan Megawandi,  Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata provinsi tersebut.

Dia mengemukakan, Desa Linggang akan dijadikan tempat wisata sastra di Indonesia. "Nama jalan-jalannya  akan menggunakan nama para pujangga terkenal di indonesia dan nama jalan desanya adalah Laskar Pelangi," kata Yan.

Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Sumber : Ant
Rasulullah SAW melarang membunuh hewan dengan mengurungnya dan membiarkannya mati karena lapar dan haus.((HR. Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Fitur Kamera Jadi Pertimbangan Memilih Ponsel Pintar
AKARTA-- Fitur kamera yang tinggi menjadi salah satu pertimbangan seseorang memilih ponsel pintar. Untuk itu, Acer Liquid E3 menjadikan kamera sebagai salah satu...