Rabu , 29 November 2017, 15:15 WIB

Sisca Soewitomo Kenang Kebaikan Bondan Winarno

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Hazliansyah
dok. Republika
Bondan Winarno
Bondan Winarno

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rasa kehilangan atas kepergian jurnalis sekaligus pakar di bidang kuliner, Bondan Winarno juga dirasakan Sisca Soewitomo. Chef yang biasa disapa Bu Sisca ini merasa kehilangan seorang sahabat yang sama-sama membesarkan dunia kuliner tanah air.

"Mungkin Tuhan lebih sayang sama beliau makanya dipanggil. Daripada dia sakit. Dan semoga dapat tempat terbaik," ujar Sisca Seowitomo saat dihubungi Republika.co.id, Rabu (29/11).

Sosok Pak Bondan sendiri dimata Sisca Soewitomo adalah sebagai seorang wartawan yang ramah dan memiliki banyak teman. Selain itu jaringan yang Pak Bondan miliki sangat luas sehingga beliau bisa diterima dimana-mana.

"Tahu berita itu dari pesan di WhatsApp, banyak teman-teman chef. Itu langsung bunyi semua dengan berita yang sama, bahwa beliau sudah wafat," ucap Sisca.

Perihal mengenai penyakit yang diderita oleh Pak Bondan memang sudah diketahui oleh teman-teman beliau. Nanun karena kesibukan yang dimiliki sehingga Sisca belum sempat menjenguk di RS.

Sisca sendiri punya pengalaman yang tak terlupakan dengan Bondan Winarno. Ia mengatakan pertama kali bertemu Bondan pada tahun 1991. Saat keduanya masih sama-sama berkecimpung di media massa.

Lalu pertemuan berikutnya saat mereka sama-sama mengisi sebuah acara seminar. Mereka berdua datang sebagai pembicara tentang bagaimana cara menduniakan sajian Indonesia.

Koki yang khusus memasak masakan Indonesia itu juga bercerita dirinya pernah terkejut dan terharu ketika pada taHun 2015 menerima penghargaan World Food di acara Ubud Festival.

"Beliau (Pak Bondan) MC-nya dan berpidato,dan saya diumumkan sebagai penerima Ubud Award, World Food. Saya terharu karena yang memberikan penghargaan dan mengumumkan pemenangnya adalah Pak Bondan. Sementara beliau juga ahli dibidang itu," ujar Sisca.

Setahun yang lalu dua orang tersebut kembali bertemu di acara yang sama. Saat itu Sisca Soewitomo melakukan demo masak sementara Bondan ada di sana sebagai tim dari Ubud Food Festival.

"Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, serta kesabaran terlebih bagi istri, anak, dan cucu beliau," ujar Sisca yang mengaku sedang dalam perjalanan ke rumah duka.