Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Lagi, Bi Rain Tersandung Kasus Penipuan

Rabu, 20 Maret 2013, 09:58 WIB
Komentar : 0
Soompi
Bi Rain

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- Aktor populer Korea Selatan yang satu ini tak pernah lepas dari sensasi. Selain terkait dengan pelanggaran disiplin militer dan  hubungannya dengan aktris cantik Kim Tae Hee, Rain juga sempat dikaitkan dengan sejumlah kasus penipuan investasi.

Pada Maret 2012, Rain melewati sidang gugatan di Pengadilan Australia. Sebuah lembaga hiburan di Australia menggugat Rain atas tuduhan tak bekerjasama dengan baik terkait konsernya di Negara Kangguru.

Lembaga Australia tersebut merasa dirugikan dan menuntut Rain 2,5 juta dolar AS. Namun, pada akhirnya Januari 2013, Rain memenangkan gugatan dan dia terbebas dari segala macam sanksi.

Kini, seorang investor yang mengaku bernama 'Lee' mengklaim bahwa dia telah kehilangan investasinya karena terbujuk rayuan manis Rain. Ceritanya, pada Januari 2008, seorang sutradara bernama Kang mendukung Lee untuk berbisnis investasi dengan Rain. Lee diminta percaya pada popularitas Rain dan akhirnya memberikan modal dan ia menyetor hingga lima juta dolar AS kepada Rain melalui Jtune Creative.

Namun lama kelamaan, Lee merasakan bahwa dia hanya dimanfaatkan Rain. Lee merasa Jtune Creative justru tak memiliki modal dasar investasi yang mencapai lima juta dolar AS. Uang Lee kemudian dimanfaatkan Rain untuk membayar bisnis modelingnya. Sisa uang Lee juga difoya-foyakan untuk kepentingan pribadi Rain.

"Rain menipuku dalam memberikan kontribusi dua juta dolar AS. Ia bahkan mengeluarkan 50 persen dari modal sahamku untuk membayar bisnis modelingnya. Aku ditipu karena mulut manisnya," ujar Lee, dikutip dari Soompi, Rabu (20/3).

Kini, Lee tak bisa lagi meminta uangnya kembali dari Rain.

Reporter : Mutia Ramadhani
Redaktur : Hazliansyah
657 reads
Malu adalah bagian dari iman.(HR. Muslim)
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...