Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

'Infinity Challenge' Korea Masuk Inggris

Rabu, 20 Maret 2013, 07:45 WIB
Komentar : 0
Soompi
Tim Infinity Challenge

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- 'Infinity Challenge' adalah sebuah reality show populer di Korea Selatan yang sudah berjalan sejak 2005.

Acara ini menjadi pertunjukan reality show pertama dalam sejarah televisi Korea. Program ini didesain tanpa naskah dan skrip dan kerap memberi tantangan yang konyol bagi pesertanya.

Belum lagi pembawa acara yang seluruhnya komedian papan atas Negeri Ginseng, seperti Noh Hong Cheol, Jeong Hyeong Don, Park Myeong Soo, Jeong JunHa, Ha Dong Hoon, Gil Seong Joon, dan dipimpin oleh 'MC Nasional Korea' Yoo Jae Suk, Mereka sukses mengocok perut penonton.

Ide acara yang segar serta kerap memberikan tawa bagi penontonnya ini membawa 'Infinity Challenge' berhasil menembus pasar dunia. Acara ini diadopsi secara eksklusif oleh sebuah stasiun televisi besar di Inggris.

Menurut laporan kantor berita setempat yang dikutip dari Soompi, Rabu (20/3), acara populer dari MBC TV ini akan tampil dalam sebuah film dokumenter untuk empat bagian pertama. Ini akan ditayangkan di TV Channel 4. Judulnya adalah 'The Greatest Shows in Earth.'

Salah satu epiode yang ditampilkan adalah 'Infinity Challenge' yang menayangkan kunjungan presenter populer dunia, Daisy Donovan. Tayangan ini dikhususkan mengambil episode yang paling menarik, mewakili bintang tamu negara-negara tertentu di seluruh dunia.

'Infinity Challenge' sejauh ini sudah berjalan selama empat musim, dengan lebih dari 300 episode. Acara ini telah mencapai banyak popularitas dan sangat membantu meningkatkan karier keenam hostnya.

Popularitas program yang sedemikian rupa juga membuat lagu-lagu versi komedi yang dihasilkan dalam setiap episode ini bersaing dengan lagu-lagu idol K-pop lainnya.


Reporter : Mutia Ramadhani
Redaktur : Hazliansyah
825 reads
Dari Tsauban Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melaknat/mengutuk orang yang menyuap, yang menerima suap dan orang yang menghubungkan keduanya.” ([HR. Ahmad dalam bab Musnad Anshar radhiyallahu ‘anhum])
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

'Demam' Drama Korea Selatan Hinggapi Warga Kuba