Minggu, 1 Safar 1436 / 23 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Sato Takeru Jatuh Cinta dengan Penyanyinya

Minggu, 10 Maret 2013, 09:03 WIB
Komentar : 2
Sato Takeru
Sato Takeru

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Aktor tampan Sato Takeru menjadi bintang utama dalam film live action mendatang berjudul 'Kanojo wa Uso wo Aishisugiteru.'

Di sana, ia akan berpasangan dengan Ohara Sakurako. Sato akan berperan sebagai komposer musik yang jatuh cinta dengan rekan satu bandnya, yang juga menjadi penyanyi di bawah asuhannya.

Film ini adalah kisah cinta antara Ogasawara Aki (25 tahun), seorang pencipta musik jenius. Ia jatuh cinta dengan seorang gadis sekolah bernama Koeda Riko, diperankan Ohara Sakurako. Plot film ini akan menggambarkan suasana bisnis di industri musik Jepang.

Aki akan menjadi bassis dari sebuah band populer. Ia kemudian menarik diri dari bandnya sebelum grup tersebut membuat debut mayor. Berikutnya, Aki aktif sebagai komposer musik. Atas perannya ini, Sato memberikan komentar.

"Aki adalah orang yang karismatik dan mendapat banyak perhatian serta dicintai oleh orang-orang, bahkan orang yang tak dikenalnya sama sekali," kata Sato, dikutip dari Tokyohive, Ahad (10/3).

Film ini akan menampilkan salah satu adegan dimana Sato memainkan bass dan bekerja di ruang musiknya menciptakan lagu. Sato berharap penonton akan menikmati adegan musik live serta cerita seperti manga aslinya yang ditulis oleh Aoki Kotomi.

Ohara Sakurako berperan sebagai siswa SMA berusia 17 tahun. Ia terpilih dari lima ribu orang pelamar yang mengikuti audisi serial tersebut. Syuting untuk film ini akan dimulai pertengahan Maret ini dan dijadwalkan tayang di bioskop Desember 2013.

Reporter : Mutia Ramadhani
Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Menanti Janji Jokowi Soal Perdamaian Palestina
 JAKARTA -- Sekretaris Komisi Pengkajian dan Penelitian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis mengatakan umat muslim di Indonesia bisa ikut mendesak pemerintah agar lebih...