Jumat , 11 August 2017, 06:09 WIB
HUT Bung Hatta

Cita-Cita Bung Hatta untuk Indonesia

Rep: Melisa Riska Putri/ Red: Karta Raharja Ucu
wikipedia
Meutia Hatta
Meutia Hatta

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Putri pertama Mohammad Hata, Meutia Farida Swasono menuangkan pemikirannya terkait situasi Indonesia saat ini. Menurut dia, jika rakyat menjaga Indonesia karena cinta dan bangga, maka kita akan menjadi negara yang tangguh.

"Kalau kita ini sadar, kita punya negara besar kepulauan yang bisa ditembus dari mana-mana. Kita menjaga negara ini karena cinta dan bangga, maka kita akan menjadi negara yang tangguh. Nah, itu cita-cita Bung Hatta," kata Meutia saat berbincang dengan wartawan Republika, Melisa Riska Putri.

Jadi, kata dia, persatuan hati itu penting. "Kita sering membicarakan multikultural, tapi kita tidak melakukannya, justru masih jauh dari persatuan Indonesia. Kita belum melakukannya dengan baik," ucap dia.

Dari awal, menurut Meutia, Bung Hatta sudah mengingatkan harus ada persatuan, jangan jadi persatuan yang dipisah-pisah. Sesama suku bangsa memang berbeda, tapi sebagai rakyat, perasaannya harus dekat.

"Kita harus tergerak memberi bantuan yang dialami suku lain. Sementara itu, pembangunan jangan melupakan rakyat. Pembangunan di wilayah saat ini sudah bagus, terutama akses jalannya, tapi rakyat di daerah tidak terdampak. Ekonomi rakyat setempat tidak mengalami kemajuan karena orang kampung tidak bisa masuk ke jalanan itu. Jalan tersebut biasanya digunakan untuk pengangkutan kayu yang dilakukan perusahaan besar, sementara rakyat di daerah masih dengan kehidupannya dahulu," kata dia memaparkan.

Mantan menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia ini melanjutkan, "Jadi, pembangunan belum sesuai cita-cita kemerdekaan. Kalau kita tidak berpikiran ‘pembangunan untuk rakyat’, itu yang terjadi. Mereka bahkan tidak merasa salah."