Kamis , 18 May 2017, 19:25 WIB
2 Abad Kebun Raya Bogor

Jasad-Jasad yang Terbaring di Permakaman Belanda Kebun Raya Bogor

Red: Karta Raharja Ucu
dok. Republika
Kebun Raya Bogor
Kebun Raya Bogor

REPUBLIKA.CO.ID, Di salah satu sudut Kebun Raya Bogor yang memiliki luas 87 hektare terdapat kompleks pemakaman warga Belanda. Di kompleks permakaman itu, terbaring jasad sejumlah tokoh yang mengabdikan diri di kebun raya tertua ketiga di dunia tersebut. Siapa saja?

Suasana tenang, sunyi dan sedikit lembab sangat dirasakan pada area pemakaman. Komplek permakaman tua ini sudah ada jauh sebelum Kebun Raya Bogor diresmikan Caspar Georg Karl Reinwardt, pendiri sekaligus menjadi pemimpin pertama Kebun Raya Bogor pada 1817.

Menukil dari www.krbogor.lipi.go.id, pada area pemakaman terdapat 42 makam, 38 di antaranya memiliki identitas, sedangkan sisanya tak dikenal. Makam-makam yang berhasil diidentifikasi di antaranya makam DJ de ee Erens (Gubernur Jendral Hindia Belanda periode 1836–1840), Mr Ary Prins (ahli hukum yang pernah dua kali menjadi pejabat sementara sebagai Gubernur Jenderal Hindia Belanda).

Selain itu, ada pula dua orang ahli Biologi yang meninggal pada sekitar tahun 1820-an dalam usia muda. Namun, keduanya dikuburkan dalam satu makam. Mereka adalah Heinrich Kuhl dan JC Van Hasselt. Keduanya merupakan anggota “The Netherlands Commissions for Natural Sciences” yang dikirim ke Indonesia untuk bekerja di Kebun Raya Bogor.

Makam tertua di kompleks permakaman ini adalah makam seorang administrator toko obat berkebangsaan Belanda yang bernama Cornelis Potmans yang wafat pada 2 Mei 1784. Sedangkan, makam yang paling baru adalah makam Prof AJGH Kostermans yang meninggal pada 1994. Ia adalah seorang ahli Botani terkenal berkebangsaan Belanda yang menjadi warga negara Indonesia sejak 1958.

Keberadaaan makam-makam tersebut menjadi bukti Kebun Raya Bogor tidak hanya melestarikan berbagai jenis koleksi tanaman, tetapi beberapa peninggalan sejarah di dalamnya juga sangat diperhatikan dan terurus untuk keperluan pengetahuan masyarakat, khususnya pengunjung Kebun Raya Bogor.

Untuk sampai ke kompleks permakaman ini, pengunjung dapat melalui pintu dekat papan informasi. Lokasi kompleks pemakaman terkesan tersembunyi dan berbalut mistis. Sebagai patokan, pengunjung bisa mencari koleksi bambu Kebun Raya Bogor. Dari sana, pengunjung dapat melihat deretan batu nisan berwarna putih yang berjejer rapi dipagari pohon-pohon bambu.